Morowali, KPonline – Kebersamaan antara pengurus dan anggota menjadi salah satu kekuatan penting dalam membangun organisasi serikat pekerja. Hal tersebut ditunjukkan PUK SPLP FSPMI PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (PT ITSS) melalui pertemuan rutin yang digelar di Pondok Perjuangan, Desa Keurea, Kamis (10/9/2026).
Sejumlah pengurus dan anggota PUK SPLP FSPMI PT ITSS berkumpul dalam suasana santai sambil menikmati kopi bersama. Namun, di balik suasana kekeluargaan tersebut, pertemuan menjadi ruang penting untuk menyerap berbagai persoalan yang dihadapi pekerja, khususnya di Divisi Mamasing.
Ketua PUK SPLP FSPMI PT ITSS, Abdul Rahaman, menegaskan bahwa komunikasi langsung antara pengurus dan anggota harus terus dijaga. Menurutnya, organisasi tidak boleh hanya hadir ketika persoalan sudah menjadi besar.
“Kegiatan seperti ini harus rutin dilaksanakan, guna mengetahui masalah yang ada di tempat kerja masing-masing sekaligus memupuk rasa kekeluargaan sebagai anggota FSPMI, khususnya di lingkungan PUK SPL FSPMI ITSS,” ujar Abdul Rahman.
Dalam pertemuan tersebut, anggota diberi ruang untuk menyampaikan berbagai keluhan, kendala, maupun persoalan yang mereka temui di tempat kerja. Pengurus kemudian mendengarkan dan mencatat setiap masukan sebagai bahan untuk menentukan langkah penyelesaian secara bersama-sama.
Bagi PUK SPLP FSPMI PT ITSS, pertemuan rutin bukan sekadar agenda berkumpul. Lebih dari itu, forum tersebut menjadi sarana membangun komunikasi dua arah sekaligus memastikan pengurus memahami kondisi nyata yang dihadapi anggota di lapangan.
“Duduk bersama, mendengar bersama, dan mencari solusi bersama” menjadi semangat yang terus dibangun agar hubungan antara pengurus dan anggota semakin solid.
Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kekuatan serikat pekerja tidak hanya dibangun melalui perjuangan di ruang formal, tetapi juga melalui komunikasi, kepedulian, dan rasa kekeluargaan yang terjaga di antara sesama anggota.
PUK SPLP FSPMI PT ITSS berkomitmen menjadikan pertemuan seperti ini sebagai agenda rutin. Dengan komunikasi yang semakin kuat, diharapkan setiap persoalan pekerja dapat diketahui lebih cepat dan diperjuangkan secara bersama-sama demi perlindungan serta kesejahteraan anggota.
Penulis : Malik
Editor : Yanto