Santunan Anak Yatim Bersama PUK SPAMK FSPMI PT. Hitachi Astemo Powertrain Systems

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Pasca merger PT. Keihin yang akhirnya berganti nama menjadi PT. Hitachi Astemo Bekasi Powertrain Systems, maka berubah pula nama serikat pekerja yang ada disana, yaitu menjadi PUK SPAMK FSPMI PT. Hitachi Astemo Powertrain Systems.

Secara keanggotaan dan kepengurusan tidak ada yang berubah hanya berganti nama yang harus didaftarkan di dinas tenaga kerja, sebagai pencatatan pembaharuan data.

Untuk pertama kali pasca pergantian nama serikat pekerja di sana, diadakan kembali santunan yatim/piatu yang memang menjadi agenda tahunan, dan yang menjadi perhatian adalah selain dana yang dipakai dari iuran cost anggota untuk kegiatan tersebut, banyak juga donatur yang antusias untuk turut berpartisipasi.

Selain itu PUK juga menjalani usaha penjualan kaos Mayday 2021 yang keuntungannya dimasukan sebagai tambahan santunan Yatim / piatu yang diadakan pada Minggu (02/05/2021) di Tambun, Bekasi, yaitu rumah salah satu pengurus PUK.

Dalam agenda itu hadir Masja selaku Perwakilan PC SPAMK FSPMI Bekasi, Supriyatno selaku Pangkorda Bekasi, Daeng Fery salah satu tokoh buruh di kawasan MM2100, juga Agus yang menjadi orang tua asuh sekaligus ketua Yayasan Asyifa Yasin yang ada di Rawajulang.

Penyerahan santunan juga dilakukan secara simbolis kepada beberapa Yatim/piatu yang mewakili, penyerahan dilakukan Masja, Daeng Fery tentu juga oleh ketua PUK Syaiful Anwar dan kepengurusan PUK.

Dalam agenda Santunan dan Buka Puasa bersama ini, dihadiri 80 anak Yatim, sebagian adalah dari Yayasan Asy Syifa Yasin dan anak – yatim yang berada di wilayah tempat Santunan diadakan.

Hiburan juga diisi grup Axapela yang bernuansa Islami, yang ternyata semua personilnya adalah anggota PUK. Dendang dari senandung suara mereka penuh kekompakan dan suara vokalis yang bersahutan membentuk nada mewakili alat musik pengiring lagu yang menyatu, hingga membuat hadirin terlihat terhibur dengan aksi mereka bernyanyi.

Dalam kesempatan tersebut Ust. Masja dalam sambutannya menyampaikan tentang gigihnya perjuangan yang sedang buruh lakukan dalam melawan Omnibus Law, agar UU cipta kerja dapat digagalkan di Mahkamah konstitusi. Dia juga menyampaikan agar semua juga tetap berdoa agar apa yang diperjuangkan buruh mendapat kemenangan dan hasil terbaik.

Untuk melengkapi kegiatan agenda tersebut ceramah Kultum pun menjadi siraman rohani yang di bawakan oleh Ustadz Ahmad Zahidi, S.Ag. hingga puncak acara akhirnya dilaksanakan yaitu Buka Puasa bersama. Setelah terdengar kumandang suara Adzan Maghrib para hadirin pun menyantap hidangan yang telah disediakan PUK SPAMK FSPMI PT. Hitachi Astemo Powertrain Systems. (Ocha)