Bekasi, KPonline – Sadar akan pentingnya peran media dan keterbukaan informasi di era digital, Pimpinan Unit Kerja (PUK) SPAMK FSPMI PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) menunjukkan komitmen nyatanya. Hal ini dibuktikan dengan digelarnya Pelatihan Dasar Media yang berlangsung di Sekretariat PUK PT SIM pada Kamis (18/6/2026).
Ketua Panitia Pelatihan Manap, menjelaskan bahwa agenda ini dihadiri dihadiri oleh Pengurus PUK, dengan 3 orang narasumber dari Media Perdjoeangan Bekasi yaitu Wiwik Aswanti, SH., MH., M. Indrayana, SH., dan Sudibyo.
Sementara itu, peserta pelatihan ini terdiri dari pengurus PUK, Koordinator Lapangan (Korlap), serta perwakilan anggota yang berasal dari empat plant PT Suzuki Indomobil Motor, yaitu Plant Tambun 1, Tambun 2, Cikarang, dan Sparepart.
Dalam sambutannya, Ketua PUK SPAMK FSPMI PT Suzuki Indomobil Motor, Muhamad Iqbal Adek Pamungkas, A.Md., menekankan dan menaruh harapan besar agar kegiatan ini melahirkan tim media internal yang solid di internal PUK, yang selanjutnya dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan di PUK dapat terdokumentasikan dengan baik, terpublikasi dan tim yang ada dapat membranding organisasi.
Senada dengan hal tersebut, Wiwik Aswanti, S.H., M.H., Kabiro Media Perdjoeangan Bekasi yang juga menjadi narasumber pelatihan ini menyambut baik inisiatif luar biasa dari PUK Suzuki ini, dalam pemaparannya, Wiwik mengungkapkan rencana strategis Media Perdjoeangan Bekasi untuk memperkuat jaringan jurnalisme serikat pekerja hingga ke akar rumput.
“Kedepannya, Media Perdjoeangan Bekasi berkomitmen untuk memperkuat dan memperluas tim media sampai ke tingkat PUK yaitu dengan mewujudkan gerakan ‘One PUK, One Media’ (satu media di setiap PUK). Dengan begitu, setiap kegiatan dan perjuangan anggota di PUK dapat terpublikasikan dengan cepat dan akurat,” pungkas Wiwik.
Antusias peserta tercermin dalam pelatihan dasar ini yang berjalan dengan komunikasi dua arah yang aktif, dalam pelatihan ini peserta tidak hanya dibekali dasar jurnalistik bagaimana membuat berita, fotografi, videografi, design grafis dan infograsif, tetapi juga diberi pemahaman mengenai pentingnya media sebagai alat propaganda dalam mengawal perjuangan serikat pekerja. Untuk memperkuat tim dalam pelatihan ini juga diberi pemahaman mengenai tim cyber, hukum dan etika jurnalisme yang disampaikan oleh M. Indrayana, SH.
(wiwik)