Saatnya Anak Muda Menjadi Pemimpin Negeri, Berjuang Dalam Kontestasi

Saatnya Anak Muda Menjadi Pemimpin Negeri, Berjuang Dalam Kontestasi

Bogor,KPOnline, – Pekerja muda merupakan salah satu bagian dari perubahan. Tentunya peran pekerja muda di dunia Serikat Pekerja juga harus diperhitungkan sebagai kaderisasi.

 

Terlebih lagi saat ini FSPMI akan memfokuskan pada pemenangan Partai Buruh di kontestasi pemilu, lalu apa hubungannya?

 

Dalam kegiatan Rapimnas FSPMI 2024 di Bogor, salah satu Bidang DPP FSPMI yaitu Pekerja Muda terlibat juga didalamnya.

Tri Agung Setiawan sebagai Vice President Pekerja Muda turut mendukung penuh perjuangan kaum buruh melalui kancah politik elektoral bersama partai buruh.

 

“Tentunya partai buruh ini lahir atas dasar perjuangan kami kelas pekerja dalam rangka menggagalkan UU Omnibuslaw yang sangat menyengsarakan buruh.”

 

Terdapat 3 garis besar permasalahan Omnibuslaw yang sangat berdampak buruk terhadap pemuda, pelajar dan mahasiswa atau kita sebut pekerja muda.

3 hal tersebut apa saja?

1. Upah murah

2. ⁠Permudah PHK

3. ⁠Kontrak kerja berkepanjangan dan legalnya outsourching.

 

Mengapa dikatakan pekerja muda yang paling berdampak?

Pada point 1, Omnibuslaw ini menghilangkan upah minimum sektoral. Dan mayoritas penerima upah minimum itu pasti pekerja muda (fresh graduade).

Dengan aturan pengupahan yang sekarang PP 51/2023, banyak daerah penyesuaian upahnya tidak lebih dari inflasi.

 

“Silahkan teman-teman yang paham tentang ekonomi berikan pendapat, bagaimana mungkin penentuan rumus penyesuaian upah hasilnya dibawah inflasi. Dan ini disahkan.” Tambahnya

 

Itu merupakan salah satu contoh tentang tidak adanya keberpihakan kebijakan terhadap buruh.

“Untuk itu kami pekerja muda fspmi menyatakan sikap untuk berjuang bersama partai buruh dalam rangka melawan ketidakadilan dan mewujudkan negara kesejahteraan.” Tegas Tri Agung

 

Hal serupa di sampaikan Direktur Pekerja Muda, Dedi Supriyanto bahwa sudah saatnya pekerja muda sadar politik.

“Jambore Pekerja muda FSPMI yang dilakukan pada 20-22 September 2023 lalu, 20 Pekerja Muda terdata sebagai Caleg, itu bukti jika Pekerja Muda FSPMI siap memenangkan Partai Buruh.” tutup Dedy. (Mia)