Ribuan Buruh Geruduk Kantor DPRD Provinsi Jatim, Ada Apa?

  • Whatsapp

Surabaya, KPonline – Ribuan buruh Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Gerakan Tolak Omnibus Law (GETOL) geruduk kantor DPRD Provinsi Jatim Jl. Indrapura No.1 Surabaya, Jawa Timur, Selasa (25/8/2020).

Mereka rencananya menuntut :

1. Gubernur dan Ketua DPRD Jatim agar merekomendasikan kepada DPR RI dan Pemerintah pusat untuk membatalkan pembahasan RUU Cipta Kerja (Omnibus Law).

2. Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan DPRD Jatim agar segera merealisasikan dan melakukan pembahasan Raperda Jawa Timur tentang Jaminan Pesangon.

3. Lakukan pencegahan PHK masal yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4. Naikan UMK di Jawa Timur tahun 2021 sebesar Rp600.000,- (enam ratus ribu rupiah).

5. Jangan ada diskriminasi terkait program subsidi (BLT) Rp600.000,- (enam ratus ribu rupiah) untuk pekerja/buruh formal yang upahnya dibawah Rp5.000.000,- (lima juta rupiah).

6. Bentuk dan aktifkan kembali tim URC (Unit Reaksi Cepat) seperti yang sudah diamanatkan dalam Perda Jawa Timur No. 8 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Sampai berita diturunkan, nampak ribuan masa aksi baru sampai di depan kantor DPRD Provinsi Jatim dan beberapa perwakilan buruh sudah masuk kedalam gedung.

(Dede Faisal RA)