Bekasi, KPonline – Ratusan buruh dari Kawasan Industri EJIP Cikarang Selatan memulai pergerakan lebih awal dengan konvoi sepeda motor. Mereka bertolak menuju kawasan industri Gobel untuk bergabung dengan ribuan buruh lain dari berbagai kawasan industri di Kabupaten/Kota Bekasi.
Konvoi dari EJIP ini menjadi bagian dari aksi besar yang digelar Serikat Pekerja/Buruh Jawa Barat pada Selasa, 28 Juli 2026. Tujuannya menyampaikan tuntutan langsung ke Kementerian Dalam Negeri terkait desakan pelaksanaan Putusan PTUN Bandung Nomor 29/G/2026/PTUN.BDG tentang UMSK 2026.
Sejak pagi, massa dari EJIP sudah berkumpul di titik kumpul internal kawasan. Dengan pengawalan dan koordinasi korlap, ratusan sepeda motor bergerak tertib menuju Gobel.
Setibanya di Gobel sekitar pukul 08.30 WIB, mereka langsung bergabung dengan ribuan buruh lain yang sudah lebih dulu memadati lokasi. Gobel pun berubah menjadi lautan massa dan atribut FSPMI
“Teman-teman EJIP datang dengan semangat penuh. Ini bukti bahwa buruh Bekasi bergerak satu komando. Dari EJIP, MM2100, Jababeka, BIIE, sampai Lippo, semua kumpul di satu titik,” ujar Hidayah koordinator lapangan.
Setelah konsolidasi di Gobel selesai, seluruh massa dari berbagai kawasan kemudian dilepas untuk melakukan konvoi besar menuju Jakarta. Dua mobil komando memimpin barisan untuk mengatur arah, orasi, dan yel-yel selama perjalanan.
Aksi ini menuntut 4 hal utama:
1. Gubernur Jawa Barat menghormati putusan PTUN dan tidak mengajukan banding
2. Pemprov Jabar segera melaksanakan amar putusan
3. Mendagri melakukan pembinaan dan pengawasan kepada kepala daerah
4. Menolak konflik berkepanjangan dan menuntut kepastian hukum
Bergabungnya ratusan buruh EJIP dengan ribuan buruh dari kawasan lain menunjukkan kuatnya solidaritas gerakan buruh Bekasi. Koor menegaskan aksi dilakukan secara damai, tertib, dan konstitusional.
“Kami datang untuk mengawal hukum. Putusan pengadilan harus dihormati. Jangan ada lagi pembangkangan dari penyelenggara negara,” tegas Fresa di atas mobil komando.
Hingga berita ini diturunkan, konvoi besar dari Gobel menuju Kemendagri Jakarta masih terus berlangsung dengan pengawalan ketat. (Yanto)