Flores, KPonline – Gempa bumi belum benar-benar berhenti. Setelah gempa utama Magnitudo 7,7 mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ribuan gempa susulan terus terjadi. Hingga Sabtu (12/9/2026) pukul 05.00 WIB, BMKG mencatat sebanyak 14.857 kejadian gempa susulan.
Angka tersebut menunjukkan bahwa kerak bumi di wilayah sumber gempa masih terus melakukan penyesuaian setelah energi besar dilepaskan melalui gempa utama.
Dalam pembaruan informasi gempa susulan Flores M7,7, BMKG mencatat gempa susulan terbesar mencapai Magnitudo 6,2, sementara yang terkecil berada pada Magnitudo 0,9.
Dari keseluruhan aktivitas tersebut, terdapat 38 gempa susulan dengan magnitudo di atas 5. Sementara itu, sebanyak 185 kejadian dilaporkan dirasakan oleh masyarakat.
Jumlah gempa susulan yang mencapai hampir 15 ribu kejadian ini menjadi gambaran bahwa aktivitas tektonik di sekitar sumber gempa masih berlangsung.
Informasi yang dihimpun koran perdjoeangan sebelumnya, BMKG mencatat 10.747 gempa susulan pada 1 September 2026. Angka tersebut terus bertambah hingga mencapai 14.857 kejadian pada 12 September 2026.
Meski demikian, BMKG menyebut aktivitas gempa susulan secara umum telah menunjukkan tren peluruhan atau penurunan. Artinya, meskipun gempa susulan masih terjadi dalam jumlah besar, aktivitasnya secara keseluruhan cenderung menurun seiring berjalannya waktu.
Sebagian besar gempa susulan memiliki magnitudo kecil dan tidak dirasakan masyarakat. Hal ini terlihat dari total 14.857 kejadian, hanya 185 gempa yang dilaporkan dirasakan.
Namun, kondisi tersebut bukan berarti masyarakat dapat mengabaikan kewaspadaan. Aktivitas gempa susulan dapat terus berlangsung selama proses penyesuaian kerak bumi belum sepenuhnya selesai. Karena itu, masyarakat di wilayah terdampak tetap perlu waspada dan tidak mudah mempercayai informasi yang tidak berasal dari sumber resmi.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk mengikuti perkembangan aktivitas gempa melalui kanal resmi dan tidak terpancing oleh kabar maupun prediksi gempa yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Gempa utama mungkin telah berlalu, tetapi bumi di Flores masih bergerak. Dengan 14.857 gempa susulan tercatat, kewaspadaan masyarakat tetap menjadi hal penting di tengah proses pemulihan. (Yanto)