Jakarta, KPonline-Rapat lanjutan pematangan Musyawarah Daerah (Musda) IV Garda Metal DKI Jakarta kembali digelar pada Rabu, 20 Mei 2026, di kantor DPW FSPMI DKI Jakarta, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur. Rapat tersebut dihadiri jajaran pengurus serta para kordinator unit kerja (Kornit) PUK Garda Metal dari berbagai wilayah di DKI Jakarta.
Agenda rapat kali ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya yang telah disepakati bersama. Menjelang pelaksanaan Musda IV Garda Metal DKI Jakarta, seluruh agenda rapat dipercepat menjadi dua kali dalam satu minggu guna mematangkan seluruh persiapan organisasi.
Langkah percepatan rapat dilakukan karena berbagai persoalan dan keputusan penting harus dimusyawarahkan secara bersama-sama. Pengurus menilai seluruh unsur organisasi, baik pengurus maupun anggota, harus dilibatkan agar keputusan yang dihasilkan benar-benar menjadi kesepakatan bersama.
Salah satu pembahasan utama dalam rapat tersebut adalah penentuan figur yang akan diusulkan sebagai pimpinan atau Koordinator Daerah Garda Metal FSPMI DKI Jakarta untuk periode selanjutnya. Hingga saat ini, nama calon yang akan dipilih masih terus dibahas secara terbuka dan demokratis.
Suasana rapat berlangsung serius namun tetap penuh kekeluargaan. Para peserta rapat menyampaikan berbagai pandangan terkait sosok pemimpin yang dianggap mampu membawa Garda Metal DKI Jakarta semakin solid dan berkembang di masa mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Mubarok selaku pembina Garda Metal DKI Jakarta sekaligus jajaran pengurus Garda Metal DKI memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjalankan organisasi sesuai Peraturan Organisasi (PO) dan AD/ART FSPMI.
Mubarok menjelaskan bahwa mekanisme pelaksanaan Musda Garda Metal sebenarnya telah diatur dengan jelas dalam aturan organisasi. Menurutnya, seluruh pengurus dan anggota hanya tinggal menjalankan tahapan tersebut dengan baik, tertib, dan penuh tanggung jawab.
Ia juga menegaskan bahwa Musda bukan hanya sekadar agenda pemilihan pimpinan, tetapi menjadi momentum konsolidasi organisasi untuk memperkuat kekompakan dan arah perjuangan Garda Metal di DKI Jakarta.
Dalam pembahasan internal, jajaran pengurus turut menyodorkan lima nama yang dianggap layak untuk diangkat sebagai pimpinan atau Korda Garda Metal DKI Jakarta. Namun demikian, seluruh nama tersebut masih akan dimusyawarahkan kembali hingga nantinya mengerucut kepada satu calon terbaik.
Menurut pengurus, proses pemilihan harus dilakukan secara bijak dan mengedepankan musyawarah mufakat. Hal itu penting agar kepemimpinan yang terpilih nantinya benar-benar mendapat dukungan penuh dari seluruh anggota Garda Metal DKI Jakarta.
Sementara itu, para Kornit PUK yang hadir juga memberikan berbagai masukan mengenai kriteria pemimpin yang dibutuhkan organisasi saat ini. Mereka berharap sosok yang terpilih nantinya mampu merangkul seluruh anggota tanpa membeda-bedakan kelompok tertentu.
Selain itu, para anggota juga menginginkan pemimpin yang memiliki sikap supel, mudah bergaul, dan mampu berbaur dengan seluruh elemen organisasi. Karakter kepemimpinan yang terbuka dinilai penting untuk menjaga solidaritas di internal Garda Metal.
Tidak hanya itu, tanggung jawab dan kemampuan menjaga hubungan organisasi di tingkat daerah maupun nasional juga menjadi perhatian utama. Mengingat Garda Metal DKI Jakarta selama ini selalu terlibat aktif dalam berbagai agenda perjuangan buruh, baik di tingkat regional maupun nasional.
Dengan begitu selain tentang calon korda juga membahas tentang kepanitiaan , dana dan tempat yang telah di tunjuk harus benar benar bisa di pastikan dan di pertanggung jawabkan kesediaannya baik waktu tenaga dan pikirannya karna ini menyangkut nama organisasi FSPMI di wilayah DKI jakarta
Rapat lanjutan pematangan Musda IV Garda Metal DKI Jakarta tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga kekompakan organisasi. Seluruh peserta berharap Musda IV nantinya dapat melahirkan kepemimpinan yang solid, amanah, dan mampu membawa Garda Metal DKI Jakarta semakin maju dalam perjuangan buruh bersama FSPMI.