Bekasi KPonline – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jamkeswatch Kota Bekasi menggelar rapat koordinasi pada Sabtu malam di Posko Orange Perumnas Kranji, Kota Bekasi, Sabtu (25/07/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri oleh para relawan pengawas Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Jamkeswatch Kota Bekasi. Terlihat hadir Ario Nababan selaku ketua Exco Partai Buruh Kota Bekasi.
Ketua DPD Jamkeswatch Kota Bekasi Nurali dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh relawan yang hadir.
”Terima kasih kepada seluruh rekan-rekan relawan Jamkeswatch Kota Bekasi yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Semoga melalui pertemuan ini kita semakin solid dan mampu memberikan pelayanan serta pendampingan terbaik kepada masyarakat dalam mengawal program Jaminan Kesehatan Nasional,” ujar Nurali.
Dalam sesi pemaparan materi, Sekretaris DPD Jamkeswatch Kota Bekasi Akhmad Mulyono menjelaskan berbagai regulasi yang berkaitan dengan pelayanan ambulans serta sejumlah ketentuan dalam penyelenggaraan Program JKN. Ia juga mengangkat persoalan yang masih sering ditemui di lapangan,
”Peserta umum yang sebelumnya memiliki tunggakan iuran dan telah dialihkan status kepesertaannya menjadi Penerima Bantuan Iuran (PBI), namun informasi denda masih tetap muncul pada aplikasi Mobile JKN, kondisi tersebut kerap menimbulkan kebingungan di kalangan masyarakat sehingga diperlukan pemahaman terhadap regulasi yang berlaku serta koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar peserta memperoleh informasi yang jelas dan akurat,” ujarnya.
Rapat berlangsung secara interaktif dengan pembahasan berbagai kasus yang dihadapi para relawan saat melakukan pendampingan di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan.
Melalui forum ini diharapkan seluruh relawan Jamkeswatch Kota Bekasi memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai regulasi kesehatan sehingga dapat memberikan edukasi dan pendampingan yang tepat kepada masyarakat. (Rojali)
Rapat Koordinasi DPD Jamkeswatch Kota Bekasi Bahas Penanganan Kasus dan Regulasi Kesehatan