Jakarta, KPonline-Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden KSPI Said Iqbal dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KSPI yang berlangsung di The Acacia Hotel, Jakarta Pusat, Selasa, 23 Juni 2026.
Dalam sambutannya, Said Iqbal mengungkapkan organisasi (KSPI) yang dipimpinnya akan tetap berada di belakang pemerintahan Prabowo.
Dukungan tersebut, menurutnya, juga akan menjadi sikap yang dibawa KSPI hingga pelaksanaan kongres mendatang.
“Oleh karena itu bagi KSPI, saya ingin menegaskan kembali kepada kawan-kawan dalam rakernas ini dan nanti tahun depan di kongres kita akan tetap bersama presiden Prabowo,” kata Said Iqbal yang juga merupakan Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh.
Pun demikian, Said mengakui bahwa keputusan mendukung pemerintah tidak selalu mendapatkan tanggapan positif dari semua pihak.
Karena itu, Said Iqbal menegaskan dirinya akan terus menjalin komunikasi dengan pemerintah agar ruang demokrasi tetap terbuka meskipun KSPI memberikan dukungan politik.
Dalam kesempatan itu, Said Iqbal pun menyoroti berbagai program pemerintah yang dinilainya berpihak kepada masyarakat.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menurutnya memberikan manfaat nyata bagi anak-anak dari keluarga pekerja.
Said menilai program tersebut merupakan bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi kebijakan yang sulit ditolak karena menyasar kepentingan rakyat secara langsung.
“Negara hadir memberi makan itu banyak di seluruh negara. Masa kita punya kemanusiaan yang adil dan beradab tidak ada? Maka Presiden Prabowo menawarkan itu. Ingat nggak, ini kan diskusi waktu kita diundang beliau di Hambalang, pada pagi hari sambil makan pagi. Ini 10 tahun yang lalu kita ingatkan,” jelasnya.
Said Iqbal menambahkan, pelaksanaan program MBG merupakan realisasi dari gagasan yang telah lama diperjuangkan.
Menurutnya, manfaat program tersebut dirasakan oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak buruh, petani, nelayan, hingga keluarga aparat negara.
“Hari ini beliau mewujudkan bahwa setiap anak kita, anak buruh, anak petani, anak nelayan, anak polisi, anak tentara, anak-anak yang selama ini diabaikan oleh negara ingin diberi makan. Tentang ada tata kelola, ada manajerial, ada manajemen yang keliru, terus dirapikan,” tambahnya.
Said bersama KSPI berharap berbagai program yang berpihak kepada masyarakat dapat terus diperkuat, dengan tetap menjaga ruang dialog dan demokrasi dalam proses pengambilan kebijakan nasional.