Presiden Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh, Sebut Ekonomi Hidup hingga Petani

Presiden Prabowo Tanyakan Manfaat MBG ke Buruh, Sebut Ekonomi Hidup hingga Petani

Jakarta, KPonline – Presiden Prabowo Subianto sempat menanyakan kebermanfaatan program Makan Bergizi Gratis, MBG, kepada para buruh saat berpidato di peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Monas, Jakarta Pusat, Jumat, 1 Mei 2026.

Di hadapan ratusan ribu massa buruh, Prabowo menekankan program andalannya itu penting bagi generasi ke depan. Ia juga memastikan pemerintahannya memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

“Kita juga beri perlindungan sosial yang sangat besar. Tahun ini kita berikan untuk rakyat berpenghasilan rendah sebesar Rp 500 triliun,” kata Prabowo dalam pidatonya.

“Kita juga beri MBG. Saya tanya ke saudara-saudara, MBG bermanfaat atau tidak?” tanya Prabowo, yang langsung disambut sahutan “bermanfaat” dari massa buruh.

Prabowo menekankan pentingnya pemenuhan gizi kepada anak-anak untuk mengatasi stunting. Menurutnya, MBG bukan hanya soal makanan gratis, tetapi investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Indonesia.

“MBG itu sangat penting untuk anak-anak kita. Saudara-saudara sekalian anak-anak kita banyak yang mengalami kurang gizi, badannya kecil, selnya tidak berkembang. Dengan MBG ekonomi kita hidup di mana-mana,” ujarnya.

Presiden menyebut dampak ekonomi dari program MBG sudah dirasakan hingga ke tingkat petani. Kebutuhan bahan pangan untuk program tersebut menggerakkan produksi lokal dan perputaran uang di daerah.

“Rakyat butuh telur, rakyat butuh daging, sayur, susu, ikan, ekonomi kita hidup petani dapat penghasilan, saudara-saudara sekalian. Uang ini semua beredar. Indonesia tambah sejahtera,” ucap Prabowo.

Program MBG menjadi salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo. Selain MBG, dalam May Day 2026 Presiden juga mengumumkan ratifikasi Konvensi ILO 188, Perpres perlindungan driver online, serta pembagian paket sembako untuk peserta aksi.

Aksi May Day 2026 di Monas berlangsung tertib dan dihadiri ratusan ribu buruh dari berbagai daerah. Ini merupakan kali pertama Presiden RI hadir langsung dan berpidato di perayaan May Day bersama massa buruh di Monas. (Yanto)