Periksa Payudara dan Serviks Anda dengan BPJS Kesehatan; Belajar dari Kematian Julia Perez

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Penyanyi dangdut Julia Perez atau Jupe meninggal dunia di RSCM, Jakarta Pusat, Sabtu (10/6/2017). Ia menutup mata untuk selamanya usai melawan kanker serviks stadium empat.

Kematian Jupe mengingatkan pada Widiati. Sebuah nama yang tak asing lagi bagi keluarga besar Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Dia adalah sosok yang luar biasa. Pernah menjadi ketua PUK SPL FSPMI PT. Hankook Casting Indonesia, aktif di Pimpinan Cabang SPL FSPMI Bekasi, Biro Perempuan, dan yang tak banyak diketahui orang, Widiati juga aktif di Media Perdjoeangan.

Sama seperti Jupe, Widiati meninggal karena kanker serviks.

Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks (KICKS) menyebut kanker serviks merupakan penyebab kematian ke-tiga terbanyak bagi wanita di Indonesia. Kanker jenis ini menjadi momok bagi perempuan.

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat, terutama kaum wanita, agar melakukan pemeriksaan kesehatan payudara dan leher rahim atau serviks secara teratur di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) terdekat. Pemeriksaan payudara dan serviks masuk ke dalam pembiayaan Jaminan Kesehatan Nasional yang dikelola Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Sehingga masyarakat yang melakukan pemeriksaan tidak harus membayar. Gratis.

Kepala Biro Humas Kemenkes, drg. Oscar Primadi menyebut Kemenkes telah memberi pelatihan kepada perawat di ribuan puskesmas seluruh Indonesia agar masyarakat dapat melakukan pemeriksaan dini di fasilitas kesehatan yang paling dekat dengan tempat tinggalnya.

“Lebih dari 3700 puskesmas di seluruh di Indonesia telah dilatih dalam pelayanan deteksi dini penyakit kanker payudara dan leher rahim,” tutur Oscar dalam keterangan tertulis, Sabtu (10/6).

Pemeriksaan dini di Puskesmas sangat penting. Menurutnya, apabila gejala kanker payudara dan serviks telah terdeteksi sedini mungkin, keberhasilan potensi penyembuhannya semakin besar, sehingga terhindar dari kematian.

Apabila kanker payudara atau serviks telah terdeteksi, masyarakat dapat melakukan pemeriksaan lanjutan di rumah sakit umum daerah di kabupaten atau kota terdekat. Masyarakat harus diberikan kesadaran, untuk tidak mudah tergoda dengan tawaran-tawaran pengobatan alternatif jika gejala kanker payudara dan serviks telah terdeteksi.

Belajar dari kematian Julia Perez dan Widiati karena digerogoti kanker serviks, ada baiknya jika kita waspada sejak dini. Yuk gunakan kartu BPJS Kesehatan yang kalian miliki untuk melakukan pemeriksaan dini terhadap kanker ini.