Pentingnya Pengetahuan Dan Pemahaman UU Ketenagakerjaan Bagi Anggota Serikat Pekerja

  • Whatsapp

Bandung, KPonline – Perjanjian kerja waktu tertentu (pkwt) atau yang sering kita sebut karyawan kontrak sering kali menjadi sorotan dalam masalah ketenagakerjaan dan itu selalu menjadi permasalahan yang seakan-akan menjadi bom waktu ketika seorang pekerja ini diberhentikan atau Habis kontrak dengan masa kerja lebih dari 3 tahun atau dalam penandatanganan kontrak kerja lebih dari 2 (dua) kali.

Dalam konsolidasi kali ini Sabtu 26 Oktober 2019, bertempat di kantor konsulat cabang Bandung Raya. PUK FSPMI PT. Berdikari E&M mengadakan diskusi dengan perangkat cabang (PC) Bandung Raya yang diwakili Djuanda (selaku ketua bid advokasi dan pembelaan) dan Lilis Susilawati (selaku ketua bid pemberdayaan perempuan) terkait dengan permasalahan yang ada di perusahaan Berdikari saat ini.

Berita Lainnya

Dan ini salah satu contoh permasalahan yang timbul adalah ketika adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan oleh pihak perusahaan terhadap karyawannya dengan begitu saja atau tanpa pesangon, padahal masa kerja mereka lebih dari 5 (lima) tahun, bahkan ada yang sampai 10 ( sepuluh tahun) masih berstatus pkwt, sungguh sangat miris memang.

Mungkin memang benar kalau menurut aturan perusahaan dengan hal seperti itu sah-sah saja, tapi bagaimana dengan aturan ketenagakerjaannya. Apakah sudah sesuai? disitulah dibutuhkan pengetahuan dan pemahaman terkait aturan undang-undang ketenagakerjaan, terutama ditingkat PUKnya.

Karena ketika kurang pengetahuan dan pemahaman dalam aturan undang-undang ketenagakerjaan akan berujung seperti kasus di PUK PT. Berdikari ini, ketika ada pemutusan hubungan kerja terhadap 2 (dua) orang anggota FSPMI yaitu Ruhiyat dan Iyan Hidayat, PUK tidak bisa menangani kasus tersebut dan melimpahkannya ke perangkat cabang (PC) Bandung Raya

Memang tidak ada salahnya dengan melimpahkan kasus tersebut ke perangkat cabang (PC), kalau memang PUKnya sendiri sudah tidak mampu. Tapi alangkah baiknya jika tahap Bipartit ini dilakukan oleh PUK sendiri, karena itu akan menjadi suatu nilai yang positif dalam melakukan perundingan selanjutnya.

Dari setiap permasalahan pasti ada hikmah dan pembelajaran, dibaliknya terbukti dengan secara tidak langsung kawan-kawan PUK PT. Berdikari E&M sedikit mengetahui tentang isi dari undang-undang ketenagakerjaan dalam pasal pemutusan hubungan kerja (PHK) di UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 dan pasal pkwt di UU Ketenagakerjaan No. 13 Tahun 2003 dan kepmen 100.

Dan untuk pembelajarannya adalah keaktifan dari anggota dalam berorganisasi, bukan hanya terkait dengan adanya instruksi aksi saja yang diikuti, akan tetapi ketika ada konsolidasi, diskusi atau pun pendidikan itu pun harus diikuti.
(Lizz/Bandung)

Pos terkait