Pelatihan “Corong-Corong” Organisasi FSPMI

Jakarta, KPonline – Di zaman milenial saat ini, perkembangan teknologi informasi sangat penting dalam menunjang kehidupan sehari-hari. Sejak kita membuka kelopak mata di pagi hari, dimulai dari tempat tidur hingga waktu makan siang, bekerja, meluangkan waktu dengan keluarga, bahkan hingga kita beristirahat kembali di malam hari, tidak akan lepas dari teknologi dan informasi.

Kaum buruh dan kehidupannya pun tak lepas dari perkembangan teknologi dan informasi. Bahkan, buruh tidak boleh buta teknologi dan informasi, harus “melek” perkembangan teknologi dan informasi. Perkembangan teknologi dan informasi yang begitu pesat, sudah seharusnya disikapi dengan cepat dan tanggap oleh kaum buruh. Karena hal-hal tersebutlah, maka Media Perdjoeangan merasa sangat perlu untuk diadakannya Pendidikan Dasar Media bagi kaum buruh, khususnya buruh-buruh FSPMI.

“Betapa pentingnya berita, artikel, dan hal-hal yang berkaitan dengan perburuhan dari daerah-daerah. Karena tidak hanya untuk pengembangan organisasi, akan tetapi lebih dari itu. Melalui media, penguatan dan pengembangan organisasi akan lebih optimal. Sehingga kedepannya, kaum buruh tidak hanya akan “melek” teknologi dan informasi, akan tetapi mampu menggunakan media teknologi dan media informasi sebagai alat perjuangan kaum buruh” jelas Agung Purwanto, Pengurus Nasional Media Perdjoeangan Bidang Organisasi, pada saat pembukaan Pendidikan Dasar Media FSPMI pada Jumat 9 Agustus 2019.

Pelaksanaan agenda Pendidikan Dasar Media FSPMI kali ini, dilaksanakan di lantai 3 Gedung DPP FSPMI. Berbagai daerah telah mengirimkan beberapa orang perwakilan anggotanya, untuk mengikuti Pendidikan Dasar Media FSPMI. Diantaranya adalah DKI Jakarta, Bogor, Cianjur, Tangerang dan Serang. Harapannya, akan muncul “corong-corong organisasi” yang akan mengabarkan, menyampaikan dan mempropagandakan issue-issue perburuhan dari daerah masing-masing. (RDW)