Pecah Tangisku Melihat Pasien Berjuang Lawan Penyakitnya

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Betapa sering kita tidak sadar akan atas nikmat yang dirasakan. Betapa banyak kesedihan seseorang di sekitar kita yang sedang hadapi kesulitan, dan kesakitan.

Walau kadang kita lupa saat sedang makan enak, lupa saat tidur nyenyak, terlelap dalam hangatnya selimut. Bagaimana tidak jika Allah SWT mencabut semua nikmat itu.

Ya Tuhann,,,,!!! Sombongnya saya kala itu.
Tepat tanggal 09 januari 2020 malam hari pukul 23.30 WIB berada dirumah singgah Bandung. Mereka berkumpul jadi satu keluarga.

Ada anak kecil, orang dewasa, bahkan orang tua. Dengan bermacam penyakit yang dideritanya. Bahkan, ada seorang gadis kecil usia 10 tahun dengan 2 kakinya karena luka bakar hebat akibat kebakaran. Beberapa orang dewasa dengan alat pen di kakinya, sepertinya itu korban tabrakan lalu lintas. Juga ada sebagian orang dengan penyakit tumor usus.

Sedihku kembali memuncak ketika melihat mereka terpisah dengan keluarga tercintanya dan sementara berkumpul bersama keluarga barunya di Rumah Singgah menjadi kebahagian untuk mereka.

Hebatnya kawan-kawan penyedia Rumah Singgah bisa menampung segini banyak pasien yang sedang berobat jalan ke Dokter spesialis sesuai Diagnosanya. Meraka yang datang mulai dari Karawang, Garut, Jonggol, Cibitung, dan juga datang dari daerah lainnya.

Adanya Rumah Singgah memberikan manfaat, sekaligus memudahkan mereka tanpa harus bolak balik dari rumahnya yang jauh hingga memakan biaya banyak.

Air mata kembali menetes saat turun dari mobil ambulance yang ditumpangi sepanjang perjalanan Bandung-Bekasi. Terdiam sambil menghela nafas panjang sesekali terpikir betapa kuat, dan mulianya hati para pejuang kesehatan.

Entahlah, kesehatan, kesenangan bersama keluarganya dijadikan yang nomer sekian buat mereka sang pejuang kesehatan. Jiwa sosialnya yang tertanam dalam hatinya yang terdalam.

Dia (pejuang kesehatan) tularkan kepada anak, dan istrinya dirumah yang sabar menanti saat tak bisa pulang di setiap harinya.

Sebagai renungan buat kita, karena kita tidak tau kapan sakit itu datang, kapan kesusahan itu datang. Kita tidak tau seberapa banyak harta kita, seberapa senang hidup kita, seberapa hebat kekuatan kita. Tetapi Kekuasaan Allah SWT lebih besar dari rencana kita.

Sehat selalu teman-teman di Rumah Singgah Bandung. Semoga selalu dalam perlindungan Allah SWT. (Jhole dan Jamkeswatch Bekasi)