Patut Ditiru, One Day With Yatim (ODWY) Ala PUK SPEE Kiyokuni

Bekasi, Kponline. PUK SPEE FSPMI PT. Kiyokuni Indonesia kembali melakukan bakti sosial dengan konsep One Day With Yatim (ODWY) pada hari Minggu (10/2/2019) di Objek Wisata Kampung Kahuripan, Cirangkong,Purwakarta.

Acara ini terlaksana berkat kerja sama yang apik antara Biro Sosial PUK dan management PT. Kiyokuni Indonesia, club motor karyawan PT. Kiyokuni Indonesia (KMRC) dan dibantu oleh 30 orang panitia.

Acara yang dihadiri 50 anak yatim ini dimulai dengan sambutan ketua panitia (BiSos),Rico Rinaldo dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua PUK SPEE FSPMI PT. Kiyokuni Heri Himawan.

Dalam sambutannya Heri menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim ini di kemas dengan beberapa program diantaranya santunan rutin setiap 3 bulan sekali dengan menyantuni langsung di lokasi anak yatim yang dikoordinir oleh anggota PUK.

Program selanjutnya adalah one day with yatim,seperti kegiatan hari ini mengajak anak yatim bermain dan belajar bersama di lokasi wisata edukasi.

“Acara santunan ini sekaligus ajang silaturahmi pengurus PUK dan perangkat Pimpinan Cabang serta kami inigin mengenalkan kegiatan sosial ini kepada masyarakat bahwa kegiatan Serikat Pekerja tidak hanya aksi demonstrasi saja”, ujar Ketua PUK Kiyokuni ini.

Santunan Yatim PUK SPEE Kiyokuni

Senada dengan Ketua PUK Kiyokuni, Ketua Pimpinan Cabang SPEE FSPMI Kab. / Kota Bekasi, Sukamto juga menyampaikan ucapan dan apresiasinya kepada panitia dan PUK Kiyokuni Indonesia yg sudah menyelenggarakan kegiatan santunan secara rutin.

” Kegiatan ini adalah hal positif dimana masyarakat bisa mengenal serikat pekerja bukan hanya bisa berdemo ke pemerintah tetapi banyak juga kegiatan positif lainnya yg bisa dilakukan oleh serikat pekerja diantaranya adalah menyantuni anak yatim dan dhuafa” Ungkap pria yang sering memakai blangkon ini.

Acara dilanjutkan dengan pemberian santunan secara simbolik oleh Sukamto dan Heri Himawan. Acara semakin meriah karena panitia mengadakan kuis untuk anak yatim yg dipandu oleh Adang Hidayat dan Evi Lutfiah.

Setelah makan siang dan sholat Dzuhur berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan acara edukasi yaitu belajar membuat gerabah. Tampak keceriaan di wajah adik-adik yatim saat mulai belajar pembuatan gerabah.Panitia pun memberikan hadiah uang tunai kepada 3 kelompok anak yang berhasil membuat gerabah dengan baik.

Untuk mengasah kekompakan dan kebersamaan, panitia juga menyelenggarakan lomba menangkap ikan dan memandikan kerbau,tak pelak satu kolam ikan dipenuhi dengan anak yatim yang saling berebut ikan. Keceriaan dan gelak tawa anak-anak yatim menghiasi kegiatan seru ini. Dan panitia pun sibuk mengabadikan momen tersebut dengan jepretan-jepretan kamera.

Sebagai pelengkap acara,panitia pun menyuguhkan acara berenang yang di sambut tepuk tangan dan teriakan kegembiraan anak-anak yatim.Panitia pun kesulitan untuk menghentikan acara berenang bersama ini karena mereka tak mau beranjak dari kolam renang.

Tepat pukul 15.00 WIB seluruh peserta kembali ke aula pertemuan untuk persiapan pulang ke Bekasi dan Sholat Ashar berjamaah dan do’a bersama yang dipimpin oleh ketua panitia Rico Ronaldo.

Sebelum pulang seluruh peserta diberikan sertifikat edukasi dari panitia penyelenggara bekerjasama dengan pengelolaan lokasi wisata dan penyerahan cenderamata berupa gerabah.(HH)

Facebook Comments