Museum Kars Terbesar se Asia Tenggara Ada di Wonogiri

Museum Kars Terbesar se Asia Tenggara Ada di Wonogiri

Wonogiri, KPonline – Memiliki banyak karst yang tersebar di seluruh negeri, ternyata Indonesia juga punya museum karst terbesar se Asia Tenggara.

Museum Karst ini terletak di Desa Gebangrejo Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah. Ini merupakan wilayah kecamatan paling ujung barat atau berbatasan dengan Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta.

Selain berwisata, kita bisa mengajak anak-anak untuk lebih mengenal berbagai macam batuan karst yang ada di Indonesia.

Koran perdjoeangan (28/6/2024) mengutip dari laman Pemerintah Kabupaten Wonogiri, museum ini dibangun pada 2008 yang lalu, dan diresmikan pada Juni 2009, serta merupakan museum Karst terbesar di Asia Tenggara.

Secara keseluruhan, bangunan museum ini terdiri dari tiga lantai. Di lantai pertama, kita dapat menikmati pengetahuan mengenai konservasi kawasan karst baik flora dan fauna yang hidup di kawasan karst.

Tema pada lantai ini adalah “Karst untuk Kehidupan”. Kemudian lantai dua, merupakan ruangan bagian dari museum yang bertema “Karst untuk Pengetahuan”.

Pada lantai dua, Anda dapat mempelajari jenis-jenis karst di dunia secara detail. Masih di lantai yang sama, terdapat maket, dan diorama sebaran jenis karst di dunia.

Kemudian untuk lantai tiga atau paling atas merupakan fasilitas meeting room, yang biasa digunakan untuk rapat, presentasi ataupun pemutaran film tentang karst.

Menurut Suyanto salah satu penjaga loket masuk museum mengatakan bahwa museum libur setiap hari Jum’at. “Museum Karst ini buka pada Sabtu sampai Kamis, mulai pukul 08.30 sampai 15.30 WIB dan untuk hari Jumat ditutup untuk kunjungan,” katanya.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Museum Karst memberikan banyak informasi yang menambah pengetahuan geologis evolusi dan pembentukan lempeng kulit bumi yang bersifat universal. “Museum Karst Wonogiri bisa dieksplorasi koleksi menarik di dalamnya dengan harga tiket masuk yang cukup murah yaitu Rp.3.000 untuk weekday dan Rp 5.000 weekend.” pungkasnya. (Yanto)