Mokom FSPMI Bekasi Reborn

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Pasca Mobil Komando milik FSPMI Bekasi terbakar dalam aksi menolak Omnibuslaw 2020 yang lalu, kini KC FSPMI Bekasi kembali membeli mobil komando baru.

Memang tidak dipungkiri dalam setiap aktivitas organisasi pergerakan tentu membutuhkan sarana Mobil Komando (Mokom) sebagai pusat instruksi dalam aksi lapangan, pun demikian dengan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi kembali membeli mobil yang diperuntukkan untuk mobil komando.

Bacaan Lainnya

Ketua Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (KC FSPMI) Bekasi Sukamto berharap, dengan adanya mobil komando ghiroh perjuangan kembali bergelora.

Saat dia ditanya dari mana dana untuk membeli mobil komando (Mokom) FSPMI Bekasi? Sukamto menjawab kalau Mobil Komando (Mokom) dibeli secara swadaya anggota FSPMI Bekasi.

“Mobil komando KC FSPMI Bekasi dibeli dari penggalangan dana di internal FSPMI Bekasi, bukan dari meminta-minta ke pemerintah apalagi mengemis kepada pengusaha,” kata Sukamto.

Ia menambahkan kondisi mobil komando (Mokom) KC FSPMI Bekasi belum selesai seutuhnya, masih ada perbaikan-perbaikan secara estetika agar lebih nyaman saat digunakan dalam aksi dan garang dalam penampilan. “Enak digunakan dan garang dalam penampilan,” tambahnya.

Pun demikian Sekretaris KC FSPMI Bekasi Sarino saat dihubungi Media Perdjoeangan dalam kesempatan yang berbeda mengatakan dengan keberadaan mobil komando berharap perjuangan semakin dinamis, sehingga makin gencar dalam memperjuangkan kepentingan buruh dan rakyat Indonesia.

“Mokom adalah simbul hidupnya organisasi, mari kita rawat dan pergunakan mobil komando bersama-sana dalam perjuangan menegakkan keadilan bagi buruh dan rakyat Indonesia,” kata Sarino.

Dari pantauan Media Perdjoeangan, Rabu (9/6/2021) pengadaan mobil komando KC FSPMI Bekasi menghabiskan biaya kurang lebih Rp. 400 jutaan.

Biaya itu antara lain untuk pengadaan unit mobil, sound system dan modifikasi. Semoga perjuangan FSPMI Bekasi kedepan semakin dinamis dalam memperjuangkan kepentingan anggota dan masyarakat Indonesia.

Penulis : Yanto
Foto : Dwi Yunianto

Pos terkait