Mereka yang Setia di Jalan Perjuangan

  • Whatsapp

Serang, KPonline – Wajar ketika aksi yang dilakukan buruh di setiap daerah, kemudian buruh melampiaskan kekecewaannya karena apa yang mereka tuntut tidak di dengar oleh Pemerintah.

Aksi yang dilakukan Aliansi Serikat Pekerja Serikat Buruh (ASPSB) Kabupaten Serang di depan Kantor Bupati Serang, Kamis (08/11/2018), tidak terkecuali.

Bacaan Lainnya

Salah satunya yang dilakukan Garda Metal Serang di saat perjalanan pulang menuju kawasan Modern Cikande.

Seperti yang ditahu, Garda Metal adalah Sebagai salah satu pilar terdepan organisasi FSPMI yang merupakan garda/barisan terdepan mengawal setiap aksi/kegiatan yang dilakukan oleh FSPMI dalam aksi nasional, aksi wilayah/daerah, aksi khusus maupun aksi aliansi.

Garda Metal memiliki motto yang selalu melekat dalam kegiatannya sehari-hari sebagai buruh yang militan.

Namun pada saat aksi kemarin, saat di jalanan Garda Metal Serang lebih fokus menjaga di bagian paling belakang masa aksi.

Hal itu dilakukan karena mereka beranggapan, berjuang tidak harus terlihat karena pada saat aksi daerah sering sekali beberapa masa aksi ikut tapi tidak sampai ke tempat tujuan aksi (puter balik).

Di situ lah tugas Garda Metal dan beberapa Satgas Aliansi yang harus mendorong masa aksi, memastikan mereka untuk sampai ke tempat tujuan aksi

Dan pada saat arah pulang, dengan spontan mereka melakukan aksi mematikan motor, turun dari motor dan mendorong motornya di perjalanan menuju arah kawasan Modern Cikande yang menyebabkan kemacetan beberapa kilo meter.

Gunawan Sutija selaku Konsulat Cabang menyampaikan, “Jika bicara tentang FSPMI tidak terlepas dari Garda Metal, karena terkadang dari sikap spontan yang di ambil Garda Metal, yang membuat aksi sedikit berwarna”.

“Apresiasi yang setinggi tingginya untuk kawan-kawan Garda Metal Serang yang hari ini masih komitmen mengawal aksi dengan baik dari awal hingga akhir. Ke depan tantangan kita makin berat, maka dari itu semoga kita tetap solid seperti ini dan bangkitkan semangat seperti awal dulu kita menjadi Garda Metal,” ujar Eko Ridho Fauzi selaku Sekretaris Garda Metal Serang, yang melakukan evaluasi aksi hari itu sesaat sebelum pulang. (Ayu)

Pos terkait