Mempersiapkan Perundingan PKB Baru, PUK SPAMK FSPMI PT Musashi Adakan Ratin

Mempersiapkan Perundingan PKB Baru, PUK SPAMK FSPMI PT Musashi Adakan Ratin

Bekasi, KPonline – PUK SPAMK FSPMI PT Musashi Auto Parts Indonesia mengadakan rapat rutin (ratin) di Hotel Ayola, Lippo Cikarang, Bekasi, pada Rabu (13/03/2019). Ratin ini dihadiri Ketua PUK Musashi Mulyadi, Sekretaris PUK Suroto, jajaran pengurus PUK, perwakilan anggota (pleno), Garda Metal, dan Tim Media PUK Musashi.

Selain itu Sekretaris Umum PP SPAMK FSPMI Slamet Fitriyono yang juga salah satu kader terbaik PUK Musashi menyempatkan diri untuk hadir dalam ratin.


Agenda kali ini selain membahas tentang info terkini seputar perburuhan yang terjadi di Bekasi maupun Karawang, ratin juga membahas pembentukan team perunding PKB tahun 2019 – 2021. Menurut rencana, perundingan PKB akan dilaksanakan mulai pertengahan April mendatang. PKB tahun 2017 – 2019 sendiri akan berakhir pada bulan Juli 2019.

Setelah melakukan diskusi beberapa saat, susunan team perunding perwakilan dari anggota pun terbentuk. Sebelum melakukan perundingan, team akan menyebarkan angket usulan terkait perubahan pasal PKB yang baru.

Mulyadi selaku Ketua PUK Musashi dalam sambutannya menyampaikan tentang perundingan kenaikan upah 2019, yang saat ini belum juga menemui kata sepakat. Menurut Mulyadi, hal itu terjadi karena dampak PP 78 tahun 2015. Hingga saat ini, SK Gubernur tentang UMSK yang ditunggu buruh Jawa Barat belum juga ada titik terang. Sedangkan di Jakarta, SK UMSK sudah dikeluarkan oleh Gubernur Anis Baswedan. Hal itulah menjadi salah satu dasar bahwa kebijakan upah secara langsung adalah produk politik, oleh karena buruh harus sadar tentang politik.

“Politik itu tidak hanya sekedar memilih calon. Tapi bagaimana calon yang dipilih mengasilkan sebuah kebijakan yang pro dengan kita (buruh), “tegas Mulyadi.

“Sampai bulan ini gaji saya tidak naik karena kebijakan. Kebijakan apa? Kebijakan pemerintah yang mengeluarkan PP 78. Itu yang perlu kita sampaikan kepada kawan – kawan baik anggota PKWT maupun yang sudah tetap, juga keluarga kita di kampung, “tambahnya.

Mulyadi berharap, buruh khususnya anggota PUK Musashi nanti pada 17 April mendatang memilih Presiden dan Wakil Presiden yang sudah kontrak politik dengan FSPMI/KSPI yaitu pasangan Prabowo – Sandi. (Ed)

Facebook Comments

Comments are closed.