PUK SPEE FSPMI PT. SANKEN INDONESIA Siap Menangkan Presiden dan Caleg Rekomendasi FSPMI

PUK SPEE FSPMI PT. SANKEN INDONESIA Siap Menangkan Presiden dan Caleg Rekomendasi FSPMI

Bekasi, KPonline – Hari Ini Rabu, 13 Maret 2019 PUK SPEE FSPMI PT. SANKEN INDONESIA melakukan Konsolidasi Akbar di kantin perusahaan. Konsolidasi ini agendanya khusus pemenangan calon anggota legislatif yang di usung oleh FSPMI, konsolidasi kali ini di hadiri oleh calon anggota Legislatif DPR-RI Dapil Kab. Bekasi, Kab. Karawang dan Kab. Purwakarta Obon Tabroni yang Juga sebagai Deputi Presiden di FSPMI Serta Calon Anggota Legislatif DPRD Kab. Bekasi Dapil Cibitung dan Cikarang Barat Nono Kartono yang juga sebagai Ketua Forum Serikat Pekerja MM2100.

Dalam kesempatan ini Dedy Supriyanto sebagai ketua PUK SPEE FSPMI PT. SANKEN INDONESIA menyampaikan ” Semenjak ada PP78/2015 UMSK selalu molor, 2017, 2018 dan ini 2019, Itu yg mengeluarkan kebijakan adalah Presiden, Sebagai Ketua Serikat Pekerja Pasti di komplain kenapa upah naiknya molor terus, dan Politik lah biang masalahnya

“Jika problem ini tidak diatasi, bukan tidak Mungkin UMSK bakal hilang,, maka Perbaikilah sebelum semua Hancur. Hari Ini kita Konsolidasi, berkumpul, dan berdiskusi menyatukan pikiran di PT. SANKEN INDONESIA untuk Mencapai tujuan, yaitu meningkatkan kesejahteraan” lanjut Dedy

Setelah Dedy Supriyanto menyampaikan pesanya dilanjutan orasi politik oleh Obon Tabroni yang kebetulan datang agak terlambat karena sebelumnya bertemu dengan Para Nelayan di karawang.
dalam Orasinya Obon Tabroni menyampaikan “betapa Pentingnya buruh ber Politik, karena untuk menentukan kebijakan yang pro terhadap buruh, contohnya ketika PP78/2015 dikeluarkan tidak ada satupun Anggota DPR-RI yang memprotes, Karena 63% anggota Legislatif diisi oleh para pengusaha”

“Setelah Rangking Pertama diduduki oleh para pengusaha, selanjutnya anggota DPR-RI diduduki oleh para Artis, apakah para artis mikirin gaji buruh? tentu tidak, yang mereka pikirkan tentu bagaimana caranya agar bayaran dia yang 1 jamnya 5juta menjadi 7 juta sampai 10 juta, kalo buruh 7 juta itu untuk upah sebulan plus lembur sabtu dan minggu” lanjut Obon tabroni.

Setelah Obon Tabroni menyampaikan Orasinya, segera Bergegas karena ada jadwal lain untuk menemuai Konstituen.
Dilanjutkan oleh Nono Kartono yang sudah tidak sabar ingin menyampaikan orasi politiknya,

Dalam orasi politik Nono kartono menyampaikan ” Jika temen temen dari PT. Sanken Indonesia tidak datang ke TPS, Presiden tetap ada apa tidak.? Pasti ada, klo temen temen tidak datang ke TPS Anggota DPR ada apa tidak? Pasti ada, maka dari pada yang jadi presiden dan DPR tidak mempedulikan Buruh, bikin sengsara rakyat, mencabut Subsidi listrik, mencabut subsidi BBM mending datang ke TPS, pilih Presiden dan DPR yang direkomendasikan oleh FSPMI.

Penutupan acaranya yaitu pemberian hadiah

Facebook Comments

Comments are closed.