Media Perdjoeangan FSPMI Cirebon Gelar Pelatihan

Cirebon, KPonline – Senjata yang ampuh untuk sebuah perubahan melawan ketidakadilan dalam kehidupan kelas pekerja adalah pergerakan secara sistematis melalui organisasi serikat pekerja. Dalam hal ini, media merupakan salah satu kunci untuk bisa merubah bahkan mempengaruhi pola pandang serta pola pikir menuju arah perubahan yang lebih baik.

Cirebon 26 Agustus 2018, bertempat di Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Cirebon Raya mengadakan Pelatihan Penulisan. Agenda tersebut dihadiri oleh Agus Riyanto (Ketua PC SPAI FSPMI Cirebon),Uki Saluki,dan rekan rekan perwakilan dari seluruh PUK FSPMI Cirebon Raya.

“Jepang telah terpuruk, Jepang sudah kalah sehingga para pemuda di masa itu memaksa kepada Sukarno untuk memproklamasikan Kemerdekaan Indonesia, tepatnya 17 Agustus 1945. Sehingga di tanggal tersebut Sukarno memproklamasikan kemerdekaan Republik Indonesia di kediamannya jalan Pegangsaan Timur 56 dan sebelumnya naskah proklamasi tersebut dibuat dikediaman Laksamana Maeda,” kata Vice Presiden FSPMI Kahar S. Cahyono dalam sambutannya.

Hingga akhirnya kabar proklamasi tersebut pun tersebar luas keseluruh penjuru Nusantara, melalui media.

Media punya pengaruh yang kuat. Sejak informasi Jepang telah kalah dan tersebar luasnya proklamasi kemerdekaan merupakan salah satu hasil nyata dari sebuah media, karena media para pemuda bisa mengetahui informasi bahwa jepang telah kalah di luar sana sehingga terjadilah proklamasi kemerdekaan. Jarena media, rakyat diseluruh penjuru Nusantara bisa mengetahui kalau Indonesia sudah merdeka.

Membekali ilmu serta wawasan kepada tim Media Perdjoeangan daerah kabupaten/Kota Cirebon, dinilai sangat diperlukan untuk memenangkan pertarungan gagasan.

Sebagai pilar organisasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia, Media Perdjoeangan berkomitmen untuk konsisten dalam pergerakannya. Sebab kata adalah senjata.