Longmarch Surabaya – Jakarta, Buruh Minta BPJS Kesehatan Tanggung Biaya Pengobatan Seluruh Penyakit

  • Whatsapp

Jakarta, KPonline – Longmarch Surabaya – Jakarta yang dimotori buruh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) juga mengusung tuntutan agar BPJS Kesehatan menanggung biaya semua penyakit. Hal ini ditegaskan oleh Presiden KSPI Said Iqbal di Jakarta, Minggu (5/8/2018).

“Iya, termasuk mengusung isu sehat sebagai hak rakyat,” tegas Said Iqbal.

Lebih lanjut, dia menegaskan agar BPJS Kesehatan menanggung seluruh penyakit. Termasuk persalinan, katarak, dan rehabilitasi medis.

Seperti diketahui, diberlakukannya Peraturan Direksi Jaminan Pelayanan (Perdirjampel) BPJS Kesehatan Nomor 2, 3 dan 5 tahun 2018 menuai polemik. Peraturan tersebut pada intinya berisi tentang:

1. Bayi baru lahir dengan kondisi sehat post operasi Caesar maupun per vaginam dengan atau tanpa penyulit dibayar dalam satu paket persalinan.

2. Penderita penyakit katarak dijamin BPJS Kesehatan apabila visus kurang dari 6/18 dan jumlah operasi katarak dibatasi dengan kuota.

3. Tindakan rehabilitasi medis dibatasi maksimal 2 kali perminggu (8 kali dalam 1 bulan).

Perdirjampel BPJS Kesehatan tersebut secara terus menerus menuai protes dari berbagai kalangan, diantaranya asosiasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), dan berbagai kalangan profesi kesehatan lainnya.

Menurut Iqbal, dalam waktu dekat ini buruh KSPI akan melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Pusat BPJS Kesehatan dan Kementerian Kesehatan untuk menuntut pemerintah agar memperbaiki kualitas layanan kesehatan, sehingga masyarakat tidak lagi terbebani ketika sakit.

Buruh Jawa Tengah Siap Sambut Rombongan Jawa Timur

Sementara itu, Ketua DPW FSPMI Jawa Tengah M. Hakim mengatakan siap menyambut rombongan longmarch dari Jawa Timur.

“Benar, kami siap menyambut di kantor Gubernur Jawa Tengah untuk kemudian melanjutkan estafet hingga Jakarta,” ujarnya.

Saat ini sejumlah persiapan tengah dilakukan di sekretariat DPW FSPMI Jawa Tengah.