Kunjungi Warung Kang Bahar Milik Relawan Jamkeswatch Bekasi

Bekasi, KPonline – Dari sekian banyak warung pecel, kini ada salah satu warung pecel yang berdiri di atas teras, tidak jauh dari pemiliknya.

Warung Kang Bahar milik relawan Jamkeswatch Bekasi. Warung ini dibangun untuk memulai karir demi meraup keuntungan, dan sekaligus memenuhi kebutuhan hidup.

Sebut saja Asep Kartono Suhendra ysng juga salah satu relawan Jamkeswatch di Bekasi ini tidak tanggung-tanggung berani bersaing di dunia kuliner.

Warungnya yang berdiri di kampung Kapling, desa Karang Baru, kecamatan Cikarang Utara ini ternyata digandrungi kawula muda, dan masyarakat sekitar.

Pasalnya menu masakan yang diolah mempunya citra rasa, dan aroma yang khas menjadikan ketagihan para pembeli yang mengunjungi warung ini.

Bahkan beredar kabar warungnya sempat disatroni oleh beberapa relawan Jamkeswatch Bekasi yang sengaja datang untuk menikmati menu makanannya.

Pria yang akrab disapa Baim ini tidak merasa canggung lagi ketika melayani pembeli dengan porsi yang cukup banyak. Layaknya pelayanan restoran Baim menawarkan menu yang disediakan kepada pengunjung yang sengaja datang untuk menikmati masakannya.

“Sebenarnya dekorasi warung nggak menjadi skala perioritas utama karena awalnya target jualan adalah via “On Line”. Beragam menu yang dijual di sini ada Ayam Pecel, Seblak, Pecel Lele, Pindang, Ikan Bakar, Ayam Bakar, dan pelengkap lainnya. Alhamdulillah setelah didaftarin di Grab, Gojek, dan “Shopee Food” insya Allah bakal ada tambahan pemasukan,” tutur Asep kepada Media Perdjoeangan, Kamis (11/08/2022).

Menurutnya, buka usaha di zaman sekarang memang harus punya modal, dan keberanian karena persaingan dunia usaha cukup luar biasa.

“Sekarang mah niatnya pelan-pelan agar bisa memenuhi kebutuhan hidup dulu, dan alhamdulillah Allah SWT sudah memberikan jalannya. Beberapa kawan dari Jamkeswatch ada yang sebagian mampir untuk menikmati menu makanan yang sudah disajikan. Mereka (Jamkeswatch) sangat mendukung dengan usaha saya ini, bahkan saya selalu membuka pintu kepada Jamkeswatch Bekasi untuk berkunjung ke sini, dan ini pun mohon maaf jika kurang memuaskan karena hanya memanfaatkan teras depan rumah,” lirih pria yang akrab dipanggil Baim itu.

Selain itu, warung kang Bahar masih menyiapkan sajian pelengkap lainnya, agar para pengunjung bisa menikmatinya dengan santai. Guyuran kopi hitam dengan air panas seolah menjar daya tarik pengunjung selain teh hangat,dan teh manis dingin yang sudah disiapkan.

Jika beminat mencoba menu masakan warung kang Bahar yang diolahnya dengan rahasia tertentu bisa datang langsung kekampung Kapling, desa Karang Baru, Cikarang utara yang tidak jauh dengan terminal Cikarang.

Warung kang Bahar pun sudah dibuka mulai pukul 08:00-20:00 WIB malam dengan omset yang lumayan bisa untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Penulis: Jhole
Foto: Baim