Kesigapan Relawan Jamkeswatch Bersama Kades Cibarusah Kota, Saat Terima Laporan Bayi Yang Sakit

Bekasi, KPonline – Saat masih berada di Kantor Desa, Iwan Setiawan selaku Kades Cibarusah Kota mendapati laporan ketua RT.008 RW.012, Perumahan Taman Firdaus Residence, Cibarusah, Kab. Bekasi, terkait bayi (usia 3 bulan) yang sakit dan belum memiliki jaminan kesehatan, Selasa (02/08/2022).

Sambil berkoordinasi dengan Bidan Desa setempat, Kades Iwan juga menghubungi relawan Jamkeswatch Wahyu Triono yang memang tinggalnya di desa yang sama.

Wahyu Triono yang saat dihubungi sedang berdiskusi bersama relawan Ahmad Dimyati dan Supriadi Erte langsung meluncur ke rumah pasien. Ternyata Kades Iwan sudah berada di lokasi beberapa saat sebelumnya.

Sedih, saat mendengar cerita dari Ega Muadinah (22 th) ibu kandung bayi, 3 bulan yang lalu, pada saat lahir, berat badan bayi hanya 1080 gr dengan panjang 38 cm.

Bukan hanya itu, Ega seorang yang yatim piatu, melahirkan bayinya sendirian di rumah kontrakan. Permasalahan timbul setelah bayinya keluar, plasenta bayi masih tertinggal. Dengan dibantu warga setempat, Ega dibawa dan ditangani oleh bidan di Puskesmas Cibarusah.

Terkait ibu dan bayi yang belum memiliki jaminan kesehatan, di depan keluarga pasien dan tetangga, Iwan Setiawan mengatakan, “Seringkali saya selalu mengingatkan kepada ketua RW dan ketua RT dalam rapat minggon desa, tentang pentingnya tertib administrasi kependudukan dan menjadi peserta BPJS Kesehatan bagi semua warga Cibarusah Kota.”

“Kalau sudah begini bagaimana? Bukan hanya keluarga, pak RT dan aparatur desa yang kebingungan, kasihan juga bayi ini harus segera dapat ditangani di rumah sakit,” sambungnya dengan lirih dan terlihat sedih.

Wahyu Triono yang di lokasi juga tak luput memberikan edukasi dan pemahanan kesehatan kepada keluarga. “Kami Jamkeswatch bersama bapak Kades akan semaksimal mungkin membantu pasien, untuk urusan administrasi kependudukan dan jaminan kesehatan,” janji Wahyu Triono di depan ibu pasien.

Sebelum pulang, Iwan Setiawan mengatakan kepada keluarga pasien, “Nanti akan ada staf saya yang akan datang mengirimkan beberapa duz susu buat bayi, sementara itu dulu ya.” (Erte)