Jangan Berkhianat pada Perjuangan Buruh

Jangan Berkhianat pada Perjuangan Buruh

Jakarta, KPonline — Kehadiran Divisi Aksi Garda Metal FSPMI DKI Jakarta dalam Konsolidasi Tiga Pilar FSPMI DKI Jakarta menjadi bagian dari upaya memperkuat soliditas dan menjaga arah perjuangan organisasi. Dalam pertemuan yang berlangsung di Sekretariat PUK SPDT FSPMI PT Transportasi Jakarta, Sabtu (24/10/2026), tersebut, Daniel S melontarkan sorotan tajam terhadap persoalan pengkhianatan di dalam gerakan FSPMI.

Daniel S mengingatkan bahwa perjuangan buruh bukan sekadar soal keberadaan dalam organisasi, melainkan juga menyangkut komitmen, loyalitas, dan tanggung jawab terhadap perjuangan bersama.

Menurutnya, kepercayaan merupakan salah satu fondasi utama dalam membangun kekuatan gerakan. Ketika kepercayaan dikhianati, bukan hanya hubungan antarindividu yang dipertaruhkan, tetapi juga soliditas dan kekuatan organisasi dalam memperjuangkan kepentingan kaum buruh.

“Jangan berkhianat pada perjuangan buruh!” Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa komitmen terhadap organisasi harus dibuktikan melalui sikap dan tindakan nyata, bukan sekadar ucapan atau slogan perjuangan.

Konsolidasi ini juga menjadi ruang untuk melakukan evaluasi dan memperkuat komunikasi antarelemen organisasi. Bagi gerakan buruh, perbedaan pandangan seharusnya menjadi bagian dari dinamika organisasi yang diselesaikan melalui mekanisme yang sehat, bukan menjadi alasan untuk merusak kepercayaan dan persatuan.
Perkuat Tiga Pilar, Jaga Barisan Perjuangan
Konsolidasi Tiga Pilar FSPMI DKI Jakarta mempertemukan unsur Garda Metal, Media Perdjoeangan, dan Jamkeswatch dalam semangat memperkuat koordinasi serta solidaritas organisasi.

Ketiga pilar tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung gerakan FSPMI. Garda Metal berperan dalam pengawalan aksi dan perjuangan, Media Perdjoeangan dalam menyampaikan informasi serta menyuarakan aspirasi buruh, sementara Jamkeswatch berfokus pada pengawalan hak-hak jaminan sosial masyarakat pekerja.

Kehadiran Divisi Aksi Garda Metal FSPMI DKI Jakarta menegaskan pentingnya kesiapan dan soliditas dalam menghadapi berbagai tantangan perjuangan ke depan.

Konsolidasi ini diharapkan tidak berhenti pada pertemuan dan penyampaian pandangan, tetapi berlanjut menjadi langkah nyata untuk membenahi organisasi, memperkuat komunikasi, dan menjaga kepercayaan di antara sesama anggota.

Sebab, perjuangan buruh bukan panggung untuk kepentingan pribadi. Perjuangan adalah tanggung jawab bersama yang harus dijaga dengan integritas, solidaritas, dan keberanian untuk tetap berdiri tegak dalam barisan. (Doni)