Isnaeni Marzuki: Dengan Adanya Permusyawaratan, Proses Menjadi Lebih Demokratis

Isnaeni Marzuki: Dengan Adanya Permusyawaratan, Proses Menjadi Lebih Demokratis

Mojokerto, KPonline – Musyawarah Daerah (Musda) Garda Metal FSPMI bukan sekadar forum pergantian pengurus, melainkan sebuah agenda krusial untuk memperkuat etika, amanah, dan persaudaraan.

Dalam Musda, fokus utama adalah pada komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme pengamanan dalam setiap aksi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia

Bacaan Lainnya

Tetapi, kunci ada pada keterpilihan Panglima Koordinator Daerah (Pangkorda) periode berikutnya.

 

Dalam acara Musyawarah Daerah III Garda Metal FSPMI Kabupaten Sidoarjo, Isnaeni Marzuki selaku Sekretaris Nasional Garda Metal FSPMI menegaskan bahwa voting diibaratkan seperti perceraian, memang sah dan diatur dalam organisasi, tetapi sebaiknya dihindari jika masih bisa diselesaikan melalui musyawarah.

 

Ia mendorong agar pengurus Garda Metal di daerah aktif berkoordinasi dengan tingkat nasional untuk memahami aturan dengan benar, sehingga tidak terjadi salah tafsir dalam proses permusyawaratan.

 

Menurutnya, musyawarah akan menghasilkan keputusan yang lebih demokratis karena mampu menyatukan berbagai ide dan kepentingan menjadi satu kesepakatan bersama demi menjaga keutuhan dan kekompakan organisasi.

 

Ia juga menegaskan bahwa Garda Metal merupakan pilar dari FSPMI, sehingga pimpinan daerah yang terpilih diharapkan tetap solid, satu komando, dan bersinergi dengan seluruh struktur organisasi di semua tingkatan.

 

Acara ini berlangsung pada Sabtu, 25 April 2026, dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan dijadwalkan selesai pada hari yang sama.

 

(Maynang Suhartanto – Kontributor Jawa Timur)

Pos terkait