Hari Pertama dari Rentetan Aksi 3 Hari Aliansi Buruh Kota Bekasi

Bekasi, KPonline – Gabungan Serikat Buruh Kota Bekasi yang dinamakan Aliansi Buruh Kota Bekasi melakukan aksi di depan Kantor Walikota Bekasi dan Kantor Disnaker Kota Bekasi, Rabu (21/3/2018).

Aksi yang rencananya akan dilakukan selama 3 hari ini terdiri dari berbagai elemen federasi serikat buruh antara lain FSPMI, SPSI, PPMI, serta beberapa federasi lainnya.

Bacaan Lainnya

Massa aksi awalnya berkumpul di depan kantor walikota untuk menyampaikan aspirasi terkait bertele-telenya perundingan penetapan UMSK 2018.

Oleh karena itu, pihak buruh meminta pemerintah kota mengambil langkah tegas mempercepat kesepakatan sebagaimana fungsi pemerintah kota sebagai mediator.

Setelah berorasi di depan Kantor Walikota, massa aksi yang jumlahnya sekitar 2000-3000 orang ini berbondong-bondong pindah ke depan Disnaker Kota Bekasi untuk mengawal perundingan.

Yang membuat perundingan ini terlihat tak ada titik temu dikarenakan pihak Depekab dari unsur Apindo meminta surat kuasa kepada perusahaan yang ada di Kota Bekasi untuk menentukan sikap terkait UMSK.

Sedangkan sampai saat ini baru ada 5 perusahaan dari 2000 perusahaan yang baru memberikan kuasanya.

Itulah yang membuat unsur Depekab dari serikat pekerja geram. Ditambah dengan di daerah terdekat, seperti DKI Jakarta dan Kabupaten Bekasi UMSK sudah selesai ditingakat daerah masing-masing.

Hingga pukul 18.30 massa aksi belum Blbubar walaupun pihak keamanan sudah menyampaikan batas izin menyampaikan pendapat di muka umum yaitu pukul 18.00.

Pos terkait