Bekasi, KPonline – Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Bekasi menggelar Konsolidasi Akbar pada Sabtu, 25 Juli 2026, di New Omah Buruh, Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kegiatan ini menjadi bagian dari pemantapan kekuatan organisasi menjelang aksi akbar ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) pada Selasa, 28 Juli 2026, untuk mengawal pelaksanaan putusan PTUN Bandung terkait Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK).
Selain menyampaikan agenda perjuangan, Pangkorda Garda Metal Bekasi Supriyatno juga memberikan informasi mengenai pelaksanaan Pangkorda Cup 2026 yang akan digelar pada 2 dan 7 Agustus 2026 di Sports Hall PT Gunung Raja Paksi (GRP), Kabupaten Bekasi.
Ajang olahraga tahunan tersebut akan mempertandingkan empat cabang olahraga, yaitu Mini Soccer, Voli, Badminton, dan Tenis Meja.
Menurut Supriyatno, Pangkorda Cup bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah mempererat persaudaraan dan solidaritas antar anggota Garda Metal FSPMI se-Kabupaten Bekasi.
“Melalui Pangkorda Cup 2026 ini, kami berharap seluruh anggota Garda Metal dapat menjadikannya sebagai ajang silaturahmi, memperkuat kebersamaan, sekaligus membangun semangat sportivitas di antara sesama anggota garda metal,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Supriyatno juga menyampaikan informasi mengenai rencana pelaksanaan Latihan Dasar (Latsar) Garda Metal FSPMI ke-21 yang direncanakan berlangsung pada 5–6 September 2026 di Kostrad Loji, Karawang.
Ia mengungkapkan bahwa persiapan kegiatan terus dimatangkan, dengan target sedikitnya 300 calon anggota Garda Metal dapat mengikuti pendidikan dasar tersebut.
“Kami berharap seluruh PUK dapat mengirimkan kader-kader terbaiknya sehingga target 300 peserta Latsar Garda Metal ke-21 dapat terpenuhi. Melalui Latsar ini akan lahir kader-kader Garda Metal yang militan, disiplin, dan siap mengawal setiap perjuangan kaum buruh,” kata Supriyatno. (Eko Setiawan)