Geliat FSPMI Tuban Untuk UMK 2019

  • Whatsapp

Tuban KPonline – Kondisi pengupahan di Tuban saat ini berbanding terbalik dengan semakin masifnya industri yang berdiri kokoh di Tuban. Industrialisasi skala nasional maupun internasional yang menjamur tidak lantas bisa mendongkrak kenaikan upah di Tuban untuk bisa berubah secara signifikan.

Yang paling mencolok adalah adanya Disparitas Upah yang selisihnya begitu jauh dengan daerah di ring I Jawa Timur bahkan tidak ada UMSK, padahal secara sektoral di tuban ada 3 kategori yg harusnya sudah layak untuk mendapatkan UMSK yaitu sektor semen, listrik dan yang terakhir adalah perminyakan.

Bacaan Lainnya

Kadisnaker Kabupaten Tuban Ariful Mahsun menjelaskan bahwa Proses penetapan Upah memang melalui survey KHL ,namun dari hasil survey KHL yang dilakukan Dewan Pengupahan Kabupaten/ kota Tuban diketahui bahwa jumlah di bawah PP 78/2015 makan Dewan Pengupahan kabupaten mengusulkan UMK Tahun 2018 berdasarkan PP 78/2015 Hal lain adalah di karenakan pada 2017, FSPMI belum masuk sebagai Dewan Pengupahan .

Dengan terpilihnya FSPMI Tuban masuk sebagai DEPEKAB Periode 2018-2021 maka Buruh di kota Bumi Wali optimis akan mampu mendongkrak kenaikan upah mendatang.

Dengan terbentuknya FSPMI Tuban (kurang dari 1 tahun) merupakan awal perjuangan dalam mengawal kebijakan pengupahan yg di tetapkan Pemkab Tuban selain itu melakukan pendidikan pengupahan kepada anggota baik dari sisi dasar hukumnya, menganalisa tantangan yang ada serta menyusun strategi yg terbaik sehingga baik pengurus dan anggota dapat melakukan perjuangan bersama utk tercapainya peningkatan upah minimum .

Hal diatas disampaikan dalam Pelatihan Pengupahan FSPMI Pada Jumat (20/07/2018) di Sekertariat Desa Sembungrejo Kec Merak Urak ,Tuban dengan peserta sebanyak 23 orang mereka adalah Pengurus Konsulat Cabang FSPMI Tuban ,PUK Persatuan Pekerja PT Semen Indonesia dan PUK Persatuan Pekerja PT Semen Holcim)

Yang menjadi narasumber adalah Dewan Pengupahan Provinsi unsur pekerja,Widi S.

Sehari setelah pelatihan para peserta langsung melakukan Survey KHL di Pasar Baru Tuban,Pasar Tambakboyo dan Pasar Jatiroto.

(Hari Yunita Sari/Jawa Timur)

Pos terkait