Jakarta, KPonline – Hari Buruh Sedunia 1 Mei 2026 yang lebih dikenal dengan May Day 2026 yang digelar di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Garda Metal Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen-Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia PT. NT Piston Ring Indonesia (PUK SPAMK-FSPMI PT. NTRI) kawal peringatan May Day 2026 di Monas, Jum’at (1/5/26).

Garda Metal yang merupakan salah satu Pilar FSPMI yang bertugas mengawal dan menjaga keamanan aksi baik internal, pada hari Buruh Sedunia ini tidak pernah lepas dari pengawalan Garda Metal. Dari PUK SPAMK-FSPMI PT. NTRI NTRI kirimkan 6 anggota Garda Metal diantaranya, Daday, Ekky, Rudi, Asep, Nur, Tatang, yang berangkat dari Karawang dengan menggunakan minibus bersama dengan Garda Metal PUK yang lain.
Dalam aksi May Day 1 Mei 2026, dimana Garda Metal selalu berada dalam barisan depan dan menjadi Garda terdepan dalam pengawalan aksi May May 2026, adapun dalam peringatan hari buruh ini, buruh membawa 11 tuntutan yang diwakili aliansi KSPI dan Partai Buruh dalam penyampaian kepada Presiden Prabowo Subianto di Monas.
Tuntutan yang dimaksud adalah :
1. Sahkan Undang-undang Ketenagakerjaan yang baru.
2. HOSTUM (Hapus Outsourcing Tolak Upah Murah).
3. Ancaman PHK didepan mata akibat perang dan impor mobil.
4. Reformasi pajak; Hapus pajak THR, Bonus Tahunan, JHT dan pensiun.
5. Selamatkan Industri TPT dan nikel.
6. Moratorium pendirian pabrik baru di industri semen.
7. Sahkan RUU perampasan aset.
8. Angkat PPPK paruh waktu menjadi ASN PPK penuh waktu.
9. Ratifikasi Konvensi ILO No. 190.
10. Turunkan potongan tarif menjadi 10%.
11. Revisi UU No. 2 tahun 2004.
Harapan besar dari kawan-kawan buruh tuntutan bisa terwujud bukan hanya menjadi janji dan obrolan saja. Mereka rela berjuang berduyun – duyun dan panas-panasan karena memang ada harapan dan kepastian tentang kesejahteraan demi menunjang kehidupan yang layak bagi buruh.