Buruh Cilegon Serbu KP3 Banten, Ini tuntutannya

Cilegon, KPOnline – Setelah aksi unjuk rasa kemarin (Senin, 12 September 2022) yang dipusatkan dikantor pemerintahan Kota Cilegon dan telah dilakukan audiensi antara pemerintah Cilegon yang diwakili langsung Ketua DPRD Cilegon bersama Dinas Tenaga kerja Kota Cilegon serta perwakilan para pimpinan Federasi Forum Serikat Pekerjaan / Serikat Buruh Kota Cilegon. Yang kemudian menghasilkan surat rekomendasi penerimaan aspirasi Buruh Cilegon yang akan diteruskan kepada Ketua DPR RI. Hari ini Buruh Cilegon kembali melakukan aksi unjuk rasa.

Pada hari ini, Selasa (13/9/2022) Buruh Cilegon yang tergabung dalam Forum Serikat Pekerja/Serikat Buruh Kota Cilegon kembali melakukan aksi unjuk rasa.

Bacaan Lainnya

Berbeda pada aksi sebelumnya, aksi unjuk rasa hari ini akan dipusatkan ke kantor pusat pemerintahan provinsi Banten (KP3B). Aksi unjuk rasa dimulai pagi tadi. Dengan menyisir pabrik di kawasan industri krakatau guna Menjemput masa aksi untuk bersama-sama konvoy menuju KP3B.

Ismail, selaku Koordinator aksi dan juga Koordinator Daerah Garda Metal FSPMI Kota Cilegon diatas mokom dengan tegas mengatakan “Kami telah mengirimkan surat kepada perusahaan terkait aksi unjuk rasa pada tanggal 12-13 Sept 2022. Yang berarti tiap perusahaan sudah harus menyiapkan perwakilan untuk mengikuti aksi kemarin dan hari ini. Selayaknya Buruh, aksi unjuk rasa ini pun adalah bentuk penolakan Buruh terhadap kenaikan harga BBM”,pungkasnya

Di kesempatan lain, Erwin Supriyadi selaku ketua PC FSPMI Cilegon dan sekaligus Sekretaris DPW FSPMI Provinsi Banten menyampaikan beberapa point terkait aksi hari ini.

“Selain menolak kenaikan BBM, aksi hari ini juga menolak UU Cipta kerja / Omnibus law dan meminta kenaikan UMK sebesar 40% Serta pemberlakuan UMSK. Kami Buruh Banten juga dengan tegas meminta Pemerintah Provinsi Banten bisa memberikan surat penolakan terhadap kenaikan harga BBM”, Tambah Erwin dalam orasinya.

Aksi Buruh Cilegon akan dipusatkan di KP3 Banten, yang nantinya akan bersama-sama dengan kota atau kabupaten lain di KP3B.

“Kenaikan harga BBM akan berdampak sistematis terhadap kenaikan semua barang kebutuhan pokok. Tapi gaji Buruh dalam 3 tahun ini tidak mengalami kenaikan akibat pemberlakuan PP 36 turunan dari UU Ciptakerja”, Ucap Gunawan, salah satu masa aksi hari ini.

Sampai berita ini diturunkan, Buruh Cilegon masih dalam konvoy menuju KP3Banten.

Penulis : Saefulloh

Pos terkait