Batal ambyar, UMSK Mojokerto Direkomendasikan 2 Sektor

  • Whatsapp

Mojokerto, KPonline – Setelah sempat tidak ada kejelasan, simpang siur mengenai usulan Upah Minimum Sektoral (UMSK) Kabupaten Mojokerto tahun 2020 akhirnya terjawab sudah.

Untuk tahun 2020, Plt. Bupati Mojokerto Pungkasiadi dipastikan merekomendasi UMSK Mojokerto. Sedikitnya ada 2 sektor industri di Kabupaten Mojokerto yang diusulkan mendapatkan UMSK.

Muat Lebih

Dari atas mobil komando dengan didampingi kordinator aksi Eka Hernawati, hal itu disampaikan langsung oleh Plt. Bupati dihadapan ratusan buruh yang menggelar aksi di depan kantor Pemda Mojokerto (19/12/2019).

“Setelah memperhatikan berbagai masukan dan pertimbangan agar tidak melanggar aturan dan menjadi solusi bersama, kami rekomendasikan 2 sektor di Mojokerto mendapatkan UMSK,” Ujar Pungkasiadi diiringi tepuk tangan massa aksi.

Adapun 2 sektor yang diusulkan Bupati adalah sektor industri alat musik bukan tradisional (Multinasional) dan industri suku cadang dan aksesoris kendaraan bermotor roda empat/lebih. Masing-masing sektor tersebut diusulkan mendapatkan 5% dari UMK tahun 2020 atau apabila dikalkulasi senilai Rp.208.989,36.

Konsulat Cabang FSPMI Mojokerto Ardian Safendra mengapresiasi keputusan Bupati tersebut. “Kami mengapresiasi langkah Bupati Mojokerto. Rekomendasi UMSK adalah bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat terutama kaum pekerja,” Tutur Ardian.

Rekomendasi tersebut juga disambut baik oleh Ketua Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Elektronik Elektrik (SPEE FSPMI) Mojokerto Abdul Wahab.

“Kita jangan cuma melihat besarannya, tapi filosofi dan tujuannya. Kita sambut baik dan harus kita dukung pelaksanaannya. UMSK itu tidak sama dengan struktur skala upah,” Kata Wahab.

Dengan sudah adanya rekomendasi dari Bupati Mojokerto, UMSK yang diperkirakan ambyar (hilang) di Mojokerto, dipastikan tetap ada di tahun depan. Kaum pekerja yang sempat pesimis, kini bisa merasa lega.

Perwakilan buruh FSPMI se-Jawa Timur yang ikut bersolidaritas juga ikut merasakan kegembiraan itu. Dengan hasil itu, tidak sia-sia mereka ikut bersolidaritas ke Mojokerto. Ini juga berarti Gubernur Jawa Timur Khofifah tidak perlu menunggu lama lagi dalam menetapkan UMSK di Jawa Timur.

(Herman/Ipang)

Pos terkait