Awali Program Kerja Tahun 2020, Ini Yang Dilakukan PUK SPAMK FSPMI PT. Aisan Nasmoco Industri

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Workshop Jurnalistik menjadi program kerja pertama di tahun 2020 yang dilakukan Pimpinan Unit Kerja Serikat Pekerja Automotive dan Kompenen Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia PT. Aisan Nasmoco Industri, yang bertempat di ruang meeting PT. ANI Plant 2, Minggu (12/1/2020).

Pengurus bidang pendidikan Marsiman dan Hadi yang merangkap sebagai panitia menyampaikan bahwa workshop ini di gagas dari jauh hari dengan harapan peserta yang hadir bisa maksimal dan tujuan pendidikan ini bisa tercapai.

“Alhamdulillah workshop ini bisa di hadiri 19 peserta dari unsur Pengurus, Korlap dan anggota dengan komposisi 7 orang perempuan dan 12 laki-laki. Dan hadir pula Kordinator Media Perdjoeangan Bekasi Aep Risnandar dan Koordinator Eksekutif Media Perdjoeangan Nasional Iwan Budi Santoso. Yang nanti akan memberikan materi tentang dasar menulis dan fotografi jurnalistik”, ujar Marsiman.

Seolah tidak ingin menyia-nyiakan waktu, Aep Risnandar yang datang lebih awal langsung meyampaikan materi dasar-dasar menulis jurnalistik. Dengan lugas kordinator media perdjoeangan Bekasi ini memaparkan tentang tahapan-tahapan, teknik dan bahan-bahan penulisan.

Dari materi yang disampaikan setidaknya ada 3 teknik dalam membuat tulisan diantaranya menulis, membaca dan mengoreksi.Sementara bahan yang akan di tulis bisa didapatkan dari membaca, melihat, mendengar dan mengalami.

“Mulailah menulis tidak sembari membaca dan mengoreksi logika, ejaan, gaya bahasa dan tanda baca karena itu akan memperlama waktu menulis, bahkan bisa-bisa tidak jadi menulis,” ungkap Aep Risnandar.

Di kesempatan yang sama Kordinator Eksekutif Media Perdjoeangan Nasional Iwan Budi Santoso juga tidak ketinggalan membekali peserta dengan materi fotografi jurnalistik. Menurutnya, foto jurnalistik harus bersifat deskriptif, mengandung emosional dan memiliki nilai eksplisit. Seolah tidak puas dengan materi tersebut, peserta pun di bekali dengan anatomi kamera oleh pria yang akrab di panggil ‘Jaket Ijo’ ini.

Peserta yang hadir sangat antusias mengikuti materi yang disampaikan. Ada salah satu peserta yang sudah menyiapkan kamera DSLR jauh-jauh hari dan ada juga beberapa peserta yang merasa terinspirasi dengan adanya workshop ini.

Antusias tersebut ercermin pula dengan seriusnya para peserta menyelesaikan tugas praktek menulis berita di akhir workshop ini. Semua peserta yang hadir bisa menyelesaikan tugas tersebut meski ada beberapa kekurangan dan itu masih dalam tahap kewajaran. (Ris)