Anggota Terkena Kanker Payudara, PUK SPAMK FSPMI PT. SAMI-JF Sigap Lakukan Pendampingan

Jepara, KPonline – PUK SPAMK FSPMI PT. SAMI-JF sigap melakukan pendampingan dan membantu mengurus proses administrasi ketika salah satu anggotanya terkena kanker payudara.

Kisah ini berawal pada Senin (23/07/2018) pukul 08.00 WIB ketika Badriah salah satu anggota PUK SPAMK FSPMI PT. SAMI-JF memberanikan diri datang seorang diri menuju RS PKU Muhammadiyah yang beralamatkan di Mayong, Jepara. Hal itu dilakukan lantaran sudah tidak tahan lagi dengan apa yang dirasanya pada salah satu anggota tubuhnya.

Menurut informasi dari Badriyah, wanita yang beralamatkan asli Purworejo Jawa Tengah itu, sudah merasakan hal aneh dan rasa nyeri pada payudaranya semenjak bulan April 2018. Pantas saja, ternyata terdapat tumor pada payudara yang siapa sangka sudah berukuran sebesar jambu biji.

Mendengar berita tersebut, dengan sigap kawan PUK SPAMK FSPMI PT.SAMI-JF segera menuju Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Mayong tempat Badriyah periksa. Pengurusan data pasien dan berkas berkas dilakukan guna menindaklanjuti terkait keperawatan Badriyah dengan menggunakan pelayanan BPJS.

Alhasil pukul 16.00 WIB, Badriyah sudah mendapatkan perawatan dengan baik dan akan segera dilakukan tindakan operasi pengangkatan tumor dengan menggunakan pelayanan BPJS.

Pukul 20.00 WIB dilakukan operasi pengangkatan tumor pada payudara Badriyah dan berakhir pada pukul 21.00 WIB yang berjalan dengan lancar. Dan mendapat sebuah informasi bahwa tanggal 24 Agustus 2018 sudah bisa dibawa pulang, tepatnya pukul 12.00 WIB.

Tak hanya itu, kawan PUK SPAMK FSPMI PT.SAMI-JF juga melakukan pengurusan berkas serta data supaya Badriyah dapat melakukan kontrol di daerah dekat tempat tinggalnya yaitu di Purworejo, Jawa Tengah.

“Karena kami menganggap Badriyah adalah bagian dari keluarga kami, walaupun tak sedarah dan sudah kewajiban kita untuk saling menolong kepada sesama.” ujar Pratiwie dan Yazid.

“Rasa kecewa dari kami semua, lantaran perusahaan PT.SAMI-JF diduga tidak mau meminjamkan mobil ketika kami ajak diskusi. Yang mana tujuan mobil tersebut nantinya bukan untuk sesuatu yang sifatnya have fun, tetapi untuk yang bermanfaat yaitu digunakan untuk mengantar Badriyah pulang kerumah pasca operasi. Mengingat Badriyah adalah karyawan dari perusahaan PT. SAMI-JF tersebut dan telah mengeluarkan banyak keringat dan tenaga (kontribusi) untuk keuntungan perusahaan. Coba pikir siapa yang tidak naik darah dengan sikap perusahaan yang seperti itu.” Ujar kawan PUK SPAMK PT.SAMI-JF yang melakukan pendampingan terhadap Badriyah.

Puji syukur semua dapat terselesaikan dan Badriyah dapat melakukan kontrol di Rumah Sakit terdekat dengan alamat asli beliau.(Dedi Agus S)