Aliansi Buruh Bekasi Melawan Tuntut Pemerintah Bertanggung Jawab Terhadap Dampak Covid-19

  • Whatsapp

Bekasi, KPonline – Ribuan buruh yang tergabung dalam Aliansi Buruh Bekasi Melawan (BBM) antara lain FSPMI, FSP KEP SPSI, FSP LEM SPSI, FPBI, SGBN, PPMI, KASBI, FSB-BEKASI, FARKES, KEP KSPI, SPN, FSBRK, GSPMII, FSBDSI, ASPEK Indonesia, GSPB, GSBI, FSP PPMI SPSI pada Selasa (23/6/2020) siang, mendatangi Kantor Bupati Bekasi untuk memperjuangkan UMSK 2020 yang sampai dengan saat ini tak kunjung ada kejelasan.

Buruh juga mendesak kepada Bupati Kab. Bekasi untuk segera membuat surat rekomendasi kembali kepada Gubernur Jawa Barat agar UMSK 2020 segera dan cepat di SK-an oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Bacaan Lainnya

Selain itu Aliansi BBM juga meminta pemerintah bertanggung jawab terhadap dampak Covid-19 yang menimpa buruh terutama di Bekasi.

Akibat Covid-19 banyak buruh di Bekasi yang dirumahkan, gaji dipotong, THR dicicil, hingga di PHK secara sepihak oleh pengusaha.

Dalam pantauan media komplek Pemda Bekasi sempat tertutup rapat dan dijaga ketat pihak kepolisan.

Menurut informasi yang didapat dari tim advokasi PC SPL FSPMI Bekasi, hal ini karena ada salah satu pegawai Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi positif Covid-19, sehingga Kantor Disnaker Kab Bekasi di lock down selama 14 hari dan dimungkinkan juga untuk komplek Pemda Kabupaten Bekasi.

Kendati demikian, perwakilan Aliansi Buruh Bekasi Melawan akhirnya sekitar pukul 11.30 WIB, diperbolehkan masuk dan diterima langsung oleh Disnaker Kabupaten Bekasi.

Sebelumnya, sekitar pukul 07.30 WIB, buruh Bekasi terlihat berkumpul di Omah Buruh Bekasi, Kawasan EJIP, Cikarang Selatan dan akhirnya berangkat konvoi menuju Kantor Pemda Kabupaten Bekasi sekitar pukul 9 pagi.

Dari Omah Buruh, massa berkonvoi menuju perempatan Kalbe Farma, perempatan Lippo Cikarang, masuk kawasan Hyndai, kemudian menuju kawasan Delta Silicon 2 dan Delta Silicon 6, serta akhirnya tembus Delta Mas, Cikarang Pusat, tempat dimana Komplek Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi berada.

Aksi hari ini adalah masa pemanasan menuju aksi besar yang akan digelar tanggal 30 Juni 2020 ke Kantor Gubernur Jawa Barat. (Yanto)

Pos terkait