Aksi Protes Buruh Pungkook

  • Whatsapp

Subang, KPonline – Jumat, 3 April 2020, sekitar pukul 08.00 wib bertempat di Aula PT Pungkook Indonesia One dengan kesadaran diri para pekerja berpartisipasi dalam aksi protes spontan. Mereka meninggalkan pekerjaannya untuk ikut berkumpul.

Dalam aksi protes ini, mereka menolak kebijakan PT Pungkook Indonesia One yang memutuskan untuk meliburkan pekerja dengan kebijakan No Work No Pay. Dengan kata lain, tidak bekerja tidak dibayar.

Bacaan Lainnya

Sebelumnya, memang terjadi perundingan antara serikat pekerja yang ada. Diantara PUK SPAI FSPMI PT Pungkook Indonesia One, SPN, dan Serikat Pekerja Mandiri PIO. Perundingan tersebut membahas terkait pendemi covid-19 dan keterkaitannya dengam keputusan dari Disnakertrans Kabupaten Subang dalam rangka pencegah penyebaran Covid-19. Namun perundingan tersebut tidak membuahkan kesepakatan.

Karena pihak perusahaan tidak meyetujui opsi yang ditawarkan serikat pekerja yang menghendaki tidak ada potongan upah selama diliburkan. Namun pihak perusahaan memutuskan sepihak keputusan tersebut, dengan membuat pengumuman meliburkan pekerjanya dengan mekanisme No Work No Pay.

Adapun inti dari pengumuman tersebut adalah; kegiatan produksi dihentikan selama 12 hari terhitung tanggal 6 april 2020 hingga 20 April 2020, No Work No Pay, tidak dibayarkan komponen hak upah tidak tetap, dan akan membayar THR sesuai aturan yg berlaku.

Kegiatan aksi protes spontan ini membuat keriuhan tersendiri. Sehingga jajaran perangkat FSPMI Kabupaten Subang, dari mulai pengurus Garda Metal, PC SPAI FSPMI Subang, dan tentunya Konsulat Cabang FSPMI Subang memutuskan untuk hadir dalam kegiatan spontan ini.

Aksi protes di halaman PT Pungkook Indonesia One ini di isi dengan penyampaian pendapat dari para pekerja, dan wakil serikat pekerja yang ada.

Dalam hal ini, PUK SPAI FSPMI PT Pungkook Indonesia One mengkritisi sikap perusahaan yang tidak membayar upah penuh selama diliburkan.

Tepat pukul 15.00 Wib, aksi protes spontan ini berakhir dan para pekerja membubarkan diri. (Aap Kasep)

 

Pos terkait