Pentingnya Upah Layak Bagi Kehidupan Buruh dan Perekomian Bangsa

Medan, KPonline –  Semenjak lahirnya Peraturan Pemerintah Nomor 78 tahun 2015 tentang Pengupahan (PP 78/2015) yang memakai kalkulasi kenaikan upah dengan standart pertumbuhan ekonomi dan inflasi, buruh semakin gencar melakukan perlawanan. PP 78/2015 dianggap tidak berpihak kepada buruh dalam upaya meningkatkan daya beli buruh dan keluarganya.

Mengapa buruh harus melakukan perlawanan?

Mengapa buruh harus sampai turun ke jalan menuntut agar PP 78/2015 tersebut di cabut?

Apakah buruh tidak bersyukur dengan kenaikan yang sudah pasti naik tiap tahun tersebut?

Mengapa buruh terus menyuarakan upah layak? Mau seberapa tingginlagi?

Pertanyaan-pertanyaan seperti di atas selalu dilontarkan, seperti sebuah kutukan bagi buruh yang menolak segala kebijakan yang dianggap tidak seimbang tersebut.

Tidak sedikit buruh yang tidak sadar dengan dampak dari hadirnya pengaturan upah yang sangat merugikan buruh dan memperlambat kemajuan perekonomian tersebut.

Akibat rutinitas yang monoton dari hari ke hari dan menimbulkan rasa tidak peduli akan dampaknya untuk kehidupannya, keluarganya dan perekonomiannya.

Tetapi tidak sedikit pula buruh yang sangat sadar dan berani memperjuangkan apa yang menjadi haknya demi kehidupannya, keluarganya, dan perekonomian bangsa.

Secara logika yang sangat mudah untuk dicerna, bahwa upah yang tinggi akan membantu meningkatkan kelancaran perputaran kemandirian bangsa tentang perekonomiannya.

Dengan upah yang tinggi maka daya beli buruh juga akan meningkat tinggi. Mulai dari daya beli sandang pangan yang juga mampu meningkatkan perekonomian petani, nelayan sampai pedagang.

Belum lagi peningkatan daya beli terhadap pakaian dan alat-alat kebutuhan seperti elektronik, kendaraan dan lain-lain. Maka dengan otomatis pula akan menambah produksi-produksi barang-barang kebutuhan masyarakat dijaman yang modrn ini.

Dengan berjalannya rantai kehidupan yang sangat bergejolak tersebut maka terciptalah lapangan-lapangan pekerjaan yang dapat mengurangi pengangguran.

Belum lagi di lihat dari sisi pendidikan dan kesehatan yang sangat besar pula peningkatannya.

Mulai dari terjangkaunya sekolah-sekolah yang populer oleh masyarakat karena mampu menyekolahkan anak-anaknya, sebab mempunyai penghasilan yang cukup.

Dengan demikian, akan tercipta generasi yang mampu bersaing dengan Negara-Negara maju.

Dilihat dari sisi kesehatan, maka dengan otomatis juga dapat mengurangi kesehatan yang buruk bagi masyarakat karena segala kebutuhan untuk kesehatan dapat terjangkau oleh masyarakat dampak dari penghasilan yang cukup.

Berbicara tentang produktivitas buruh, juga dengan sendirinya akan meningkat karena memiliki tenaga dan fikiran yang sehat karena penghasilan yang cukup untuk dapat memgkonsumsi asupan yang menambah tenaga, kepintaran, kesehatan.

Maka dengan demikian ketenangan berusaha bagi pengusaha akan tercipta karena memiliki pekerja yang punya kualitas baik dan barang produksi akan terjual dengan baik di pasaran. Tercipta juga ketenangan bekerja bagi pekerja karena memiliki upah yang cukup untuk kehidupannya dan keluarganya.

Masih adakah keraguan tentang kehidupan kedepan untuk memperjuangkan upah layak?

Facebook Comments