Penghujung 2017, FSPMI Ini Gelar Konsolidasi All Plant Anggotanya

Jakarta, KPonline – Pada Rabu sore (6/12/2017) selepas jam kerja, koordinator pleno di PUK SPAMK PT.FSCM Manufacturing Indonesia, Rachman Setiady, beserta pleno dan Garda Metal mengadakan konsolidasi antara pengurus inti  dengan seluruh anggota serikat pekerja di PUK SPAMK FSPMI PT FSCM.

Pertemuan ini diselenggarakan di ruang lobby utama plant 2. Seluruh anggota berkumpul untuk mendengarkan pemaparan terkait kondisi terkini perjuangan serikat pekerja baik di tingkat PUK, wilayah maupun isu perjuangan nasional.

Sebagai pembuka konsolidasi, Ketua PUK SPAMK FSPMI PT FSCM Gunawan Yuliansyah menyampaikan tentang perkembangan perjuangan UMP 2018 di DKI yang masih menggunakan Peraturan Pemerintah (PP) no.78 tahun 2015 sebagai acuan penentuan Upah Minimun Propinsi (UMP).

“Penggunaan PP 78/2015 dalam penetapan UMP DKI dan berbagai daerah di Indonesia sangat menyakitkan, ada indikasi upaya memiskinkan buruh secara terstruktur. Hanya menguntungkan pihak pihak pengusaha,” ujarnya.

“Dan yang lebih berbahaya dari lahirnya PP 78 tahun 2015 ini adalah hilangnya peran Serikat Pekerja dalam perundingan upah, mengkebiri hak-hak berunding yang dilindungi oleh Undang-Undang,” lanjutnya.

Untuk itu, atas nama Pengurus Unit Kerja kembali mengingatkan  kepada seluruh anggota yang hadir untuk terus dan tetap menjaga semangat juang. Baik dalam perjuangan skala  nasional, wilayah DKI Jakarta, maupun perjuangan di internal FSCM sendiri. Keaktifan dalam organisasi harus terus menyala, tak ada kata terlambat untuk selalu berbenah dan memintarkan diri dalam berorganisasi.

“Perjuangan terdekat di depan mata adalah perundingan hadiah kerja (HK), perundingan PKB, dan perundingan General Increase (GI),” ungkap Gunawan.

Suasana konsolidasi PUK SPAMK FSPMI PT FSCM.

Kunci kemenangan perjuangan dan kekuatan organisasi. Ada pada solidnya anggota. Selalu dalam satu komando, melakukan setiap apa saja yang diinstruksikan oleh jajaran pengurus untuk mencapai kemenangan demi peningkatan kesejahteraan anggota serikat pekerja. Setiap resiko sudah diperhitungkan dengan matang, pengurus akan menjadi terdepan mengambil  tanggungjawab dan konsekuensi  dalam menghadapinya.

“Saya sampaikan di sini sekali lagi, kekuatan organisasi ada pada solidnya anggota. Jangan mudah terpengaruh dengan informasi dan hoax menyesatkan dari oknum yang tidak bertanggung jawab, mengambil keuntungan secara pribadi dengan mengorbankan kesejahteraan pekerjanya,” lanjut Gunawan di depan anggotanya.

“Anggota serikat pekerja harus cerdas dalam berjuang mensejahterakan diri beserta keluarganya.”

Dalam pertemuan ini juga disinggung tentang dana konsolidasi yang dihimpun dari setiap anggota setiap tahunnya sebagai antisipasi dana perjuangan ke depan yang semakin berat.

Serta disampaikan juga wacana kenaikan Check Of System (COS) anggota untuk tahun depan. Hal ini diperlukan, karena sebagai serikat pekerja akan lebih bermartabat dan leluasa dalam berjuang bila tidak ada keterikatan ataupun ketergantungan logistik maupun pendanaan dengan pihak pihak lain khususnya pihak pengusaha. 

Perlu diketahui, konsolidasi ini dilakukan secara bersamaan  yaitu di Pulogadung (plant 1 dan 2) dan di Cileungsi (plant 3).

Konsolidasi ini memupuk kembali semangat kebersamaan agar tetap bersemi dan tumbuh dalam jiwa jiwa anggota serikat pekerja, pejuang garda terdepan organisasi. Sebagai keluarga besar dalam satu ikatan yang tak perlu lagi diragukan kekompakan dan militansinya.

(Hdyt).

Facebook Comments