Morowali, KPonline – Tiga serikat pekerja di lingkungan PT.Qing Feng Ferrochrome yakni PUK SPLP FSPMI, PSP SPN dan DPK FPE menggelar pertemuan dan konsolidasi bersama untuk membahas sejumlah persoalan yang terjadi di jalur U5 pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Persoalan tersebut dinilai perlu mendapatkan perhatian serius karena berpotensi berdampak terhadap kepentingan dan kondisi pekerja. Konsolidasi ini menjadi langkah awal untuk membangun komunikasi serta kerja sama lintas serikat dalam mencari solusi atas persoalan yang dihadapi karyawan.
Kegiatan tersebut merupakan inisiatif PUK SPLP FSPMI PT QFF sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi pekerja sekaligus upaya memperkuat solidaritas antarsesama serikat pekerja.
Pertemuan dihadiri Ketua dan Sekretaris PUK SPLP FSPMI PT QFF, Ketua PSP SPN PT QFF Suhardi, serta Ketua DPK FPE PT QFF Afdal beserta jajaran.
Forum dibuka oleh Sekretaris PUK SPLP FSPMI PT QFF, Sulfiqhi Sudirman. Ia menyampaikan bahwa persoalan yang muncul di jalur U5 perlu segera menjadi perhatian bersama.
Menurut Sulfiqhi, kondisi tersebut merupakan warning yang harus ditindaklanjuti melalui komunikasi dan langkah bersama agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar serta berdampak terhadap pekerja.
“Kami mengajak dua serikat pekerja lainnya untuk duduk bersama. Ketika persoalan menyangkut kepentingan dan kemaslahatan karyawan, maka perbedaan organisasi tidak boleh menjadi penghalang untuk bersatu dan mencari solusi,” ujar Sulfiqhi Sudirman.
Ketua DPK FPE PT QFF, Afdal, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menyatakan kesiapan organisasinya untuk ikut terlibat dalam pembahasan dan pengawalan persoalan yang berkaitan dengan kepentingan buruh di jalur U5.
“Kami menerima dengan baik ajakan konsolidasi ini. Kepentingan buruh adalah kepentingan kita bersama. Selama menyangkut hak, keselamatan dan kesejahteraan pekerja, kami siap bersama-sama mengawal dan mencari penyelesaian terbaik,” ujar Afdal.
Respons positif juga disampaikan Ketua PSP SPN PT QFF, Suhardi. Ia menegaskan pentingnya kerja sama antarsesama serikat pekerja ketika menghadapi persoalan yang menyangkut hak dan kepentingan karyawan.
“Perbedaan serikat bukan alasan untuk berjalan sendiri-sendiri. Jika persoalannya menyangkut kepentingan dan hak pekerja, kita harus dapat duduk bersama dan mencari solusi terbaik untuk seluruh karyawan,” ujar Suhardi.
Dalam konsolidasi tersebut, ketiga serikat pekerja sepakat bahwa persoalan di jalur U5 perlu dibahas secara serius dengan mengedepankan data, fakta, ketentuan yang berlaku, serta kepentingan pekerja.
Konsolidasi ini sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkuat komunikasi dan solidaritas antarsesama pekerja di lingkungan PT QFF, khususnya dalam menghadapi berbagai persoalan hubungan industrial.
Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum terbentuknya sinergi tiga serikat pekerja PT QFF dalam mengawal persoalan ketenagakerjaan serta memperjuangkan hak, keselamatan, kesejahteraan, dan kemaslahatan seluruh pekerja.
Tiga serikat pekerja, satu kepentingan: bersatu menjaga hak, keselamatan, kesejahteraan, dan kemaslahatan pekerja PT QFF.
Penulis : Murtarto
Editor : Yanto