Bandung, KPonline – PC SPLP FSPMI Kabupaten Gresik merilis Analisis SWOT Organizer dengan fokus industri smelter di kawasan JIIPE dan perusahaan hilirisasi logam. Gresik dinilai punya potensi besar sebagai salah satu pusat hilirisasi mineral nasional yang terus berkembang.
Analisis ini jadi peta jalan organizer PC SPLP FSPMI Gresik untuk memperluas keanggotaan dan memperkuat PUK di sektor smelter di sampaikan dalam training organizing di Bandung pada Sabtu, 27 Juni 2026. Feri selaku pengurus PC SPLP FSPMI Gresik dalam paparannya menjelaskan bahwa ada kekuatan namun juga ada kelemahan.
“Smelter di Gresik cukup besar tapi banyak pekerja kontrak dan outsourcing,” jelasnya.
Lebih lanjut Feri mengatakan solidaritas FSPMI di Jawa Timur relatif kuat dan punya pengalaman advokasi. “Hal ini menjadi nilai tawar serikat karena pada dasarnya pekerja status tetap maupun kontrak pasti butuh perlindungan serikat.” pungkasnya.
Perlu dilakukan pelatihan digital organizing, komunikasi, dan hukum ketenagakerjaan. Bentuk tim organizer lintas SPA FSPMI. Maksimalkan media sosial dan WhatsApp untuk konsolidasi.
Perkuat pendidikan organizer dan hak berserikat. Bangun advokasi cepat jika ada union busting. Jaga hubungan industrial konstruktif tanpa mengurangi independensi.
SPLP FSPMI Gresik menegaskan akan lebih fokus ke perusahaan baru, kawal isu K3 dan kepastian kerja, serta bangun organizer yang melek hukum dan digital. (Yanto)