Subang, KPonline – Setelah mengikuti agenda character building, sekitar 70 anggota perempuan dari PUK SPAMK FSPMI bersama panitia melanjutkan kegiatan melalui Solidarity Camp Perempuan yang digelar di Campervan Park Sari Ater, Subang, Jawa Barat, pada 19–20 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum SPAMK FSPMI Khoirul Bakri, bersama jajaran pengurus dan bidang SPAMK FSPMI. Peserta berasal dari berbagai PUK SPAMK FSPMI di wilayah Jawa dan Banten, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Jawa Timur. Mereka berkumpul dalam satu forum untuk memperkuat solidaritas, membangun jejaring kader, sekaligus meningkatkan peran perempuan dalam organisasi.
Mengusung tema “Bersama Kita Kuat”, Solidarity Camp Perempuan tidak sekadar menjadi ruang berkumpul atau kegiatan kebersamaan. Agenda ini menjadi bagian dari upaya organisasi untuk melihat, mengenali dan menyaring potensi kader-kader perempuan yang selama ini tumbuh di tingkat PUK.
Khoirul Bakri menegaskan bahwa keberadaan perempuan di SPAMK FSPMI memiliki potensi besar yang perlu dikembangkan. Karena itu, kaderisasi perempuan harus dilakukan secara serius agar perempuan tidak hanya menjadi pelengkap dalam struktur organisasi, tetapi mampu tampil sebagai penggerak, pengambil keputusan dan calon pemimpin organisasi di masa depan.
“Banyak potensi kader perempuan di SPAMK yang perlu kita gali dan kembangkan. Solidarity Camp ini menjadi salah satu ruang untuk melihat kemampuan, karakter, kepemimpinan dan solidaritas kader perempuan,” kata Khoirul Bakri yang menjadi semangat utama kegiatan tersebut.
Dari sekitar 70 peserta yang hadir, organisasi memiliki kesempatan untuk memetakan berbagai potensi kader dari daerah yang berbeda. Perbedaan wilayah dan latar belakang bukan menjadi sekat, melainkan kekuatan untuk membangun solidaritas yang lebih luas.
Solidarity Camp Perempuan SPAMK FSPMI menjadi penegasan bahwa penguatan organisasi tidak cukup hanya dengan membangun struktur, tetapi juga harus memastikan regenerasi dan kaderisasi berjalan. Perempuan harus diberi ruang, kesempatan dan kepercayaan untuk mengambil peran strategis dalam perjuangan organisasi.
Dengan semangat “Bersama Kita Kuat”, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda dua hari. Lebih dari itu, Solidarity Camp harus menjadi titik awal lahirnya kader-kader perempuan SPAMK FSPMI yang solid, kritis, berani dan mampu memperkuat perjuangan organisasi di tingkat PUK hingga struktur yang lebih tinggi.