Tangerang, KPonline-Musyawarah Unit Kerja (MUSNIK) V Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Logam dan Pertambangan (SPLP) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT Sinar Masanda Industri akhirnya menetapkan Randi sebagai Ketua PUK terpilih untuk periode 2026–2030. Proses pemilihan berlangsung melalui mekanisme voting setelah musyawarah tiga calon ketua, yakni Yadi, Agus, dan Randi, tidak menemukan titik kesepakatan.
Situasi berubah setelah Yadi menyatakan mundur dari pencalonan. Dengan demikian, pemilihan dilanjutkan dengan dua kandidat, Agus dan Randi.
Pemungutan suara dilakukan melalui perwakilan delegasi yang membawa amanah dari anggota. Hasil penghitungan menunjukkan Randi memperoleh 113 suara, sementara Agus mendapatkan 45 suara. Dengan perolehan tersebut, Randi ditetapkan sebagai Ketua PUK SPLP FSPMI PT Sinar Masanda Industri periode 2026–2030.
Hasil ini menjadi cermin bahwa demokrasi di tingkat organisasi bukan sekadar proses memilih siapa yang menduduki kursi kepemimpinan. Lebih dari itu, pemilihan merupakan bentuk penyerahan mandat sekaligus tanggung jawab besar kepada sosok yang dipercaya anggota.
Karena itu, siapa pun yang sebelumnya berada dalam kontestasi harus mampu menerima hasil dengan lapang dada. Perbedaan pilihan tidak semestinya berubah menjadi sekat, ketersinggungan, apalagi perpecahan. Demokrasi justru diuji setelah suara dihitung—ketika seluruh pihak dituntut kembali duduk bersama dan bekerja untuk kepentingan anggota.
Selamat kepada Randi atas terpilihnya sebagai Ketua PUK SPLP FSPMI PT Sinar Masanda Industri periode 2026–2030. Amanah yang kini berada di pundak Randi bukanlah sekadar jabatan, melainkan tanggung jawab untuk memperjuangkan kepentingan, kesejahteraan, dan masa depan anggota beserta keluarganya.
Regenerasi kepemimpinan juga harus benar-benar diwujudkan, bukan berhenti sebagai slogan yang terpampang dalam MUSNIK V. Regenerasi harus melahirkan kepemimpinan yang mampu membuka ruang bagi kader-kader baru, memperkuat organisasi, memperluas keanggotaan, serta menjaga soliditas perjuangan.
Harapannya, PUK SPLP FSPMI PT Sinar Masanda Industri semakin kuat, jaya, dan sejahtera. Organisasi bertambah solid, jumlah anggota terus berkembang, dan hubungan industrial di PT Sinar Masanda Industri Tangerang semakin baik dan produktif.
Pada akhirnya, MUSNIK bukan semata-mata tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. MUSNIK adalah momentum untuk menyatukan kembali seluruh kekuatan organisasi. Setelah pemilihan selesai, tidak ada lagi kubu A atau kubu B. Yang ada adalah satu organisasi, satu perjuangan, dan satu tujuan: memperjuangkan kesejahteraan anggota dan keluarganya.
Sebab suara terbanyak hanya menentukan siapa yang memimpin. Namun, cara pemimpin menjalankan amanah dan cara seluruh elemen organisasi bekerja sama akan menentukan ke mana organisasi ini dibawa.