Bekasi,KPonline – Berakhirnya masa bakti kepengurusan bukanlah akhir dari jalinan silaturahmi. Semangat itulah yang menjadi landasan kegiatan Tour Kebersamaan Pengurus RW 10 Blok C-A Perumahan Mega Regency bersama keluarga ke Cikao Park, Purwakarta, pada Minggu (25/10/2026).
Kegiatan ini digagas oleh Supriadi, S.E., selaku Ketua RW 10 periode 2021–2026,juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pendidikan & Pelatihan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Jamkeswatch FSPMI, Anggota Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kab. Bekasi sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, pengabdian, serta kebersamaan seluruh jajaran pengurus selama menjalankan amanah melayani masyarakat.
Tour tersebut bukan sekadar agenda rekreasi, melainkan momentum untuk mempererat hubungan kekeluargaan setelah melewati berbagai dinamika pelayanan warga. Selama lima tahun masa kepengurusan, para pengurus telah berkontribusi dalam pelayanan administrasi, penyampaian informasi, koordinasi lingkungan, serta berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah RW 10.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan dikemas secara semiformal dengan suasana luar ruang (outdoor) yang menyuguhkan nuansa alam sejuk dan menyenangkan. Berbagai rangkaian acara disiapkan untuk membangun keakraban, termasuk permainan (games) yang melibatkan peserta guna menciptakan suasana ceria, penuh kehangatan, dan kebersamaan.
Persiapan kegiatan turut digerakkan oleh panitia pelaksana yang terdiri atas Sartini, Puji Astuti, Della Visa Caniago, Dewi Kartika, dan Atik Suciati. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan agenda yang tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memperkuat ikatan emosional antarpengurus beserta keluarga.
Dalam kesempatan ini, Supriadi menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran, serta komitmen selama menjalankan tugas. Pelayanan administrasi bagi seluruh warga RW 10 menjadi salah satu bentuk pengabdian yang membutuhkan tanggung jawab, komunikasi, dan kerja sama.
Apresiasi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa keberhasilan sebuah kepengurusan tidak hanya diukur dari program yang terlaksana, tetapi juga dari hubungan baik yang terbangun, rasa saling menghargai, dan kepedulian yang tetap terjaga di tengah masyarakat.
Masa bakti 2021–2026 boleh berakhir, tetapi nilai-nilai kebersamaan yang telah tumbuh tidak semestinya ikut berhenti. Pengalaman menghadapi tantangan, menyelesaikan persoalan, dan melayani warga bersama-sama akan menjadi bagian dari perjalanan yang layak dikenang.
Tour ke Cikao Park menjadi simbol bahwa hubungan antarpengurus tidak semata-mata terikat oleh jabatan atau masa tugas. Lebih dari itu, ada persaudaraan, kekompakan, dan rasa kekeluargaan yang telah dibangun melalui proses panjang.
Sebab, purna tugas bukan berarti purna kebersamaan. Jabatan mungkin berganti, tanggung jawab organisasi dapat berakhir, tetapi silaturahmi harus tetap terjaga. Apa yang telah dikerjakan bersama menjadi kenangan, sedangkan persaudaraan yang dirawat akan terus menjadi kekuatan untuk melangkah ke masa depan.