Purwakarta, KPonline-Kesepakatan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) antara Pimpinan Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Automotif Mesin dan Komponen (SPAMK) Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) PT. Tatsumi Indonesia dengan pihak manajemen perusahaan menjadi catatan penting dalam perjalanan hubungan industrial di tingkat perusahaan.
Capaian ini dinilai sebagai hasil kerja kolektif yang mencerminkan konsistensi, kedewasaan organisasi, serta kemampuan bernegosiasi serikat pekerja dalam memperjuangkan hak anggotanya.
Ketua PUK SPAMK FSPMI Tatsumi, Muzaka Yusro Nifiqri Afifiudin, menyampaikan bahwa kesepakatan PKB tahun ini merupakan salah satu capaian terbaik yang berhasil diraih oleh jajaran pengurus bersama anggota.
“Kesepakatan PKB ini adalah hasil kerja keras bersama. Ini bukan hanya soal angka atau pasal-pasal, tetapi tentang bagaimana kita membangun hubungan industrial yang lebih baik dan berkeadilan,” ujar Muzaka dalam keterangannya pada Media Perdjoeangan, Rabu (22/4/2026).
PKB sendiri merupakan instrumen penting dalam hubungan kerja yang mengatur hak dan kewajiban antara pekerja dan pengusaha. Dalam konteks ini, keberhasilan mencapai kesepakatan menunjukkan adanya titik temu kepentingan kedua belah pihak melalui proses dialog yang tidak selalu mudah.
Namun demikian, Muzaka menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah akhir dari perjuangan. Ia mengingatkan seluruh anggota untuk tetap menjaga komitmen terhadap isi kesepakatan yang telah ditandatangani bersama.
“Harapan kami, setelah kesepakatan ini, seluruh pihak harus patuh dan taat terhadap isi PKB. Jangan sampai ada pelanggaran terhadap apa yang sudah kita sepakati bersama,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan agar seluruh elemen serikat pekerja tidak terjebak dalam euforia keberhasilan semata. Menurutnya, tantangan ke depan masih terbuka luas dan membutuhkan kesiapan organisasi yang lebih matang.
“Jangan berpuas diri. Setelah PKB selesai, masih banyak perjuangan ke depan yang harus kita gapai bersama. Kita harus tetap solid, tetap bergerak, dan terus memperjuangkan kesejahteraan anggota,” tambahnya.
Semangat tersebut kemudian ditegaskan melalui slogan perjuangan yang telah lama menjadi nafas gerakan buruh internasional, A Luta Continua yang berarti perjuangan harus terus berlanjut. Slogan ini mencerminkan bahwa setiap capaian bukanlah titik akhir, melainkan bagian dari proses panjang menuju kondisi kerja yang lebih adil dan sejahtera.
Muzaka menilai keberhasilan perundingan PKB seperti ini menunjukkan pentingnya keberadaan serikat pekerja yang kuat dan terorganisir. “Dengan struktur yang solid, serikat pekerja mampu menjadi mitra strategis perusahaan dalam menciptakan stabilitas sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan pekerja,” ujarnya.
Kesepakatan PKB PUK SPAMK FSPMI Tatsumi ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi pekerja di internal perusahaan, tetapi juga menjadi contoh praktik hubungan industrial yang sehat bagi perusahaan lain di wilayah Purwakarta dan sekitarnya.
Di tengah dinamika ketenagakerjaan yang terus berubah, konsistensi dalam menjalankan isi PKB serta semangat untuk terus berjuang menjadi kunci utama agar setiap hasil yang telah dicapai tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang ke arah yang lebih baik.
PT Tatsumi Indonesia adalah perusahaan manufaktur yang berbasis di Purwakarta, Jawa Barat, yang berfokus pada produksi sparepart otomotif, khususnya sparepart heading presisi. Perusahaan ini terlibat dalam hot and cold forming serta fabrikasi logam. PT Tatsumi Indonesia berlokasi di area Purwakarta dan aktif dalam kegiatan ekspor-impor komponen otomotif.