Petugas Kebersihan SDN Purwasari II Hidup Sebatang Kara Alami Sakit, Jamkeswatch Karawang Terapkan Sehat Hak Rakyat

Karawang, KPonline – Jamkeswatch FSPMI Kabupaten Karawang bersama Ketua Exco Partai buruh Kabupaten Karawang Ramli serta Perangkat Desa Purwasari cepat tanggap atas laporan warga dusun warung kebon desa purwasari tepatnya laporan dari salah satu guru dari sekolah dasar negeri II Purwasari. Yang dilaporkan tersebut adalah seorang warganya yang sudah lanjut usia sakit terbaring di salah satu ruangan lingkungan sekolah dasar negeri II Purwasari. Sab’tu, (15/10/22).

Bapak Andi namanya, Seorang petugas kebersihan SDN Purwasari II yang hidup sebatang kara menderita sakit menahun, sudah dua tahun menderita sakit dan tidak punya siapa siapa, kakek yang sakit tersebut telah berusia 84 tahun kelahiran 04 April 1938 dengan alamat Kp. Warung Kebon RT 01 RW 05 Desa Purwasari Kecamatan Purwasari Kabupaten Karawang.

Bacaan Lainnya

Setelah mendapat kabar tersebut, dari salah satu relawan Jamkeswatch dan juga pengurus Exco Partai Buruh Kecamatan Purwasari Ani Maryani, sayap organisasi dari salah satu serikat pekerja/buruh FSPMI, Jamkeswatch Karawang yang bergerak dalam bidang kesehatan, bersama relawan Jamkeswatch lainnya langsung turun tangan untuk menindaklanjuti dan membantu kakek yang perlu bantuan tersebut.

Di himpun oleh crew Media Perdjoeangan Karawang dari wawancara Kepala Sekolah Dasar Negeri Purwasari II Ibu Hj. Nurlaela dan Kepala Dusun (Kadus) Arif menyampaikan terima kasih kepada Relawan Jamkeswatch FSPMI Kabupaten Karawang yang telah membantu untuk membawa melakukan perawatan yang lebih intensif dan akan di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Karawang.

“Terima kasih kepada Jamkeswatch dengan gerak cepat nya, begitu kemarin di telepon langsung datang ke sini kami ucapkan terima kasih. Mudah-mudahan, bapak-bapak yang ada di lingkungan Sekolah sehat semuanya, Kami semua sehat dan juga Jamkeswatch di sehatkan. Mantap bener Jamkeswatch, Saya bukannya tidak kami ingin melepaskan tanggung jawab di sini, dan selama ini juga kami urus, yang diberikan apa-apanya cuma kan kalau medis kan kita tidak tahu kita hanya raganya aja yang terlihat dari luar”, ucapnya.

“Tapi kita tidak tahu meskipun kami panggilkan Mantri ke sini kasih obat, harusnya mungkin diperiksa ini itu. Kenapa tidak mau merawat karena keterbatasan kami, kalau di sana kan misalnya di Dinas Sosial untuk makannya, medisnya pasti selalu diperhatikan. kalau di sini kan kita seadanya, bisa juga punya, bisa juga enggak. kalau istilahnya kalau makanan sehari-harinya kita ada, tetap juga kita memantau pak andi. Saya ucapkan terima kasih kepada Jamkeswatch mudah-mudahan Jamkeswatch Jaya, Sehat semuanya dan ini semua akan menjadi amal baik bagi kita semua, aamiin…”, tutupnya.

Syehudin Korda DPD Jamkeswatch Karawang menyampaikan kepada Crew Media Perdjoeangan Kronologis penanganan dan tindak lanjut bapak andi “Setelah mendapat laporan dari salah satu guru di sekolah dasar negeri II purwasari kita meluncur ke TKP untuk melihat kondisi pasien atas nama Pak Andi. Setelah di TKP ternyata kondisinya butuh perawatan medis karena Pa Andi terbaring lemah, tangan dan kaki kanannya tidak bisa digerakkan dan kemungkinan punya penyakit stroke. Tim ambulance Jamkeswatch lansung meluncur dan membawa pasien ke RSUD Karawang dan Alhamdulillah langsung ditangani di Instalasi Gawat Darurat (IGD)”, pungkasnya.

Berkolaborasi dengan relawan Jamkeswatch Karawang dan Perangkat Desa Purwasari, akhirnya pendampingan pasien bisa terkondisikan di bawa oleh Ambulance Jamkeswatch, yang dimana hari ini (Sab’tu, 15/10/22) Pak Andi bisa di inapkan di rumah sakit umum daerah Kabupaten Karawang.

Pos terkait