Gresik, KPonline – Kantor Sekretariat FSPMI Gresik menjadi tempat berlangsungnya acara Pramusda Garda Metal Gresik III pada Sabtu 4 Juli 2026, kegiatan ini menjadi tahapan penting sebelum pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) III, dengan tujuan menyamakan persepsi seluruh peserta mengenai agenda, tata tertib, dan mekanisme persidangan, sekaligus memastikan kesiapan administrasi peserta, termasuk verifikasi mandat dan hak suara.
Rapat tersebut dihadiri oleh Suyatno selaku Koordinator Wilayah (Korwil) Garda Metal Jawa Timur, jajaran pengurus, serta anggota Garda Metal Gresik.
Kehadiran seluruh unsur organisasi menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga proses regenerasi kepemimpinan berjalan secara demokratis, transparan, dan sesuai aturan organisasi.
Dalam arahannya, Koordinator Daerah (Korda) Garda Metal Gresik, H. Suluh Hadi, menjelaskan bahwa proses penjaringan bakal calon telah selesai dilakukan melalui mekanisme yang telah disepakati bersama.
“Pramusda ini sudah terjaring kemarin. Ada sekitar 92 suara dan diambil yang tertinggi. Saran saya, siapa pun yang terpilih nantinya harus mampu mengayomi anggota. Sebagai pemimpin harus bisa mengoreksi diri dan siap menerima kritik,” tegas H. Suluh Hadi.
Ia juga menegaskan bahwa hasil penjaringan telah mengerucut pada dua kandidat yang akan melanjutkan proses dalam Musda.
“Penjaringan sudah kita sepakati dan menghasilkan dua orang yang nantinya bisa membawahi anggota,” ujarnya.
Di akhir penyampaiannya, H. Suluh Hadi berharap kepengurusan yang akan terbentuk mampu memperkuat soliditas Garda Metal serta membangun sinergi dengan seluruh elemen organisasi di bawah FSPMI.
“Besar harapan saya, jika sudah menjadi Garda Metal, bisa terus bersinergi dengan kawan-kawan yang lain,” pungkasnya.
Pramusda menjadi fondasi penting dalam memastikan Musda III Garda Metal Gresik berlangsung tertib, demokratis, dan menghasilkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin solid, disiplin, serta siap mengawal perjuangan dan kepentingan kaum buruh di Kabupaten Gresik.



