Bekasi, KPonline – Air mata dan tawa pecah jadi satu saat PUK SPAMK FSPMI PT FSCM Manufacturing Indonesia melepas Endi Subandi, Manager HRD yang resmi pensiun. 36 tahun mengabdi, Endi dikenal bukan hanya sebagai partner manajemen, tapi juga sahabat dialog bagi serikat pekerja. Acara sederhana itu jadi bukti: hubungan industrial yang kondusif, harmonis, dan berkeadilan memang bisa diwujudkan.
Koordinator Pleno Iguh Winoto, Koordinator Garda Metal Slamet Riyadi, Sekretaris PUK Pipit DA, dan Ketua PUK Kuszairi bergantian memberi sambutan. Semua sepakat, kunci hubungan baik FSCM selama ini adalah komunikasi dan saling menghargai batasan. “Pensiun bukan berarti putus silaturahmi. Kita tetap keluarga besar. Jaga komunikasi, jaga semangat kebersamaan,” tegas Kuszairi (4/7/26).
Semangat kebersamaan adalah modal utama serikat pekerja. Setelah pensiun, semangat itu dijaga lewat komunikasi, saling support, dan terus mengawal nilai-nilai perjuangan buruh.
Dalam kesempatan ini, Endi Subandi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas hubungan industrial yang terjalin sangat spesial baik sebelum maupun setelah purna bakti. Menurutnya di PT FSCM, bukan sekedar hubungan industrial tapi sudah terbentuk hubungan emosional yang terjalin dengan sangat baik, dengan tetap menghargai batasan batasan diantara kedua belah pihak antara serikat pekerja dan manajemen.
“Teman teman (serikat pekerja) lah yang membuat saya dititik ini.” ujar Endi Subandi dengan haru.

“Kebersamaan ini adalah pengalaman dan guru terbaik. Dengan kebersamaan, banyak hal hal yang bisa disepakati mencapai titik temu dengan baik oleh manajemen dan serikat pekerja.” pesannya.
Sebuah pesan kunci, masa kerja boleh selesai, tapi ikatan kebersamaan tidak boleh putus.
Dalam kesempatan ini, agenda tak lengkap rasanya tanpa penyerahan cendera mata, dan sesi foto bersama sebagai bentuk kenang kenangan dan tanda penghargaan untuk seorang Endi Subandi dari semuanya yang hadir dalam acara ini.