Penasehat Khusus Presiden Prabowo Ajak Kader Partai Buruh Tetap Teguh Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat

Penasehat Khusus Presiden Prabowo Ajak Kader Partai Buruh Tetap Teguh Perjuangkan Kesejahteraan Rakyat
Presiden Partai Buruh sekaligus Penasehat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal | Foto by Tendy

Jakarta, KPonline-Dalam pidato sambutannya, Presiden Partai Buruh dan sekaligus Penasehat Khusus Presiden Prabowo Subianto Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal di acara pelantikan pengurus Pleno Exco Pusat dan Sayap Partai Buruh di Jakarta, Minggu (29/6), menyampaikan bahwa Partai Buruh lahir sebagai partai yang berpihak kepada kaum buruh, petani, nelayan, guru, perempuan, anak muda, serta seluruh rakyat kecil yang menginginkan keadilan sosial.

“Partai Buruh adalah partai kelas pekerja yang berjuang bersama buruh, petani, nelayan, guru, perempuan, dan anak-anak muda untuk mewujudkan Indonesia yang berkeadilan sosial,” ujar Said Iqbal.

Ia menegaskan bahwa perjuangan Partai Buruh bukan didasarkan pada kekuatan modal atau kekuasaan, melainkan pada solidaritas dan kesadaran kelas. Menurut Said Iqbal, partai buruh tidak memiliki dukungan dari pemilik modal besar, tetapi memiliki kekuatan dari rakyat pekerja yang menginginkan perubahan.

Said Iqbal juga menyoroti masih lebarnya kesenjangan sosial di Indonesia. Ia mengkritik kondisi ketika sebagian kecil masyarakat menikmati kemewahan yang berlebihan, sementara masih banyak rakyat yang hidup dalam kemiskinan dan kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.

“Bagaimana mungkin ada orang yang mampu membayar ratusan juta rupiah untuk satu malam di hotel mewah, sementara masih banyak rakyat yang tinggal di rumah-rumah tidak layak bahkan di kolong jembatan. Di sinilah Partai Buruh hadir untuk memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan,” katanya.

Menurutnya, salah satu prinsip utama perjuangan Partai Buruh adalah redistribusi kekayaan melalui kebijakan negara kesejahteraan yang berpihak kepada rakyat. Ia menilai keadilan sosial tidak akan terwujud tanpa adanya perlindungan sosial yang kuat bagi masyarakat.

Selain itu, Said Iqbal menegaskan pentingnya memperkuat sistem jaminan sosial, perlindungan tenaga kerja, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sebagai bagian dari cita-cita negara yang berpihak kepada rakyat kecil.

Said Iqbal juga mengajak seluruh kader agar tetap teguh menjaga semangat perjuangan meskipun menghadapi berbagai tantangan. Ia mengingatkan bahwa perjuangan politik membutuhkan kesabaran, keteguhan, serta keyakinan terhadap cita-cita organisasi.

“Kita tidak boleh goyah. Jangan bersedih hati. Tetap teguh memperjuangkan cita-cita keadilan sosial dan kesejahteraan rakyat,” tegasnya.

Menjelang akhir pidatonya, Said Iqbal menyampaikan target politik Partai Buruh pada Pemilu 2029. Ia berharap partainya dapat meningkatkan representasi di parlemen, baik di tingkat DPR RI maupun DPRD provinsi serta kabupaten/kota, sehingga dapat memperjuangkan lebih banyak kebijakan yang berpihak kepada kaum pekerja.

Di sisi lain, Said Iqbal kembali menegaskan sikap politik Partai Buruh yang telah diputuskan setelah Pemilu, yakni memberikan dukungan kepada pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Partai Buruh adalah pendukung Presiden Prabowo. Itu sudah menjadi keputusan partai setelah pemilu. Dukungan ini diberikan dengan tetap membawa semangat memperjuangkan kepentingan buruh, petani, nelayan, dan seluruh rakyat kecil,” tutup Said Iqbal.