Pekerja Muda FSPMI Bekasi Bekali Pelajar SMA Pemahaman Dunia Kerja dan Kebebasan Berserikat

Pekerja Muda FSPMI Bekasi Bekali Pelajar SMA Pemahaman Dunia Kerja dan Kebebasan Berserikat

Bekasi, KPonline – Konsulat Cabang Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Kabupaten/Kota Bekasi menginisiasi kegiatan edukasi ketenagakerjaan bagi pelajar yang akan memasuki dunia kerja.

Dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian aksi sosial memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tersebut, Pekerja Muda FSPMI Bekasi hadir memberikan pemahaman dasar tentang dunia ketenagakerjaan kepada para pelajar.

Edukasi tersebut dilaksanakan di Pondok Pesantren Qur’an Yatim & Dhuafa Al-Lathifah, Sukadanau, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan ini menyasar anak-anak usia SMA sebagai bekal awal sebelum mereka lulus dan terjun ke dunia kerja. Agenda kegiatan memang mencakup edukasi pengenalan dunia kerja dan serikat pekerja bagi anak yatim dan dhuafa usia SMA.

Dalam sesi edukasi, Tri Agung Setiawan, S.M., M.M. yang menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Bidang Pendidikan DPP FSPMI, hadir sebagai pemateri dengan mengangkat tema “Menyongsong Dunia Kerja: Memahami Hak dan Kewajiban Pekerja, Hubungan Industrial, dan Kebebasan Berserikat.”

Materi tersebut diberikan sebagai pengenalan dasar mengenai dunia ketenagakerjaan kepada para pelajar. Sebab, memasuki dunia kerja bukan hanya tentang mendapatkan pekerjaan, tetapi juga memahami posisi dan peran sebagai seorang pekerja.

Dalam pemaparannya, peserta diperkenalkan mengenai pentingnya memahami hak dan kewajiban pekerja, mengenal konsep hubungan industrial, serta memahami bahwa pekerja memiliki kebebasan untuk berserikat dan berkumpul sebagai bagian dari hak yang melekat dalam kehidupan ketenagakerjaan.

Edukasi ini menjadi penting mengingat para peserta merupakan generasi muda yang dalam waktu dekat akan menyelesaikan pendidikan dan mulai menentukan masa depannya di dunia kerja. Dengan pemahaman sejak dini, diharapkan mereka tidak hanya siap secara kompetensi untuk bekerja, tetapi juga memiliki pengetahuan mengenai hak-hak dasar yang harus dipahami ketika menjadi pekerja.

Kegiatan ini juga menjadi bentuk kepedulian Pekerja Muda FSPMI Kabupaten/Kota Bekasi terhadap generasi muda, khususnya dalam memberikan wawasan dan perspektif mengenai realitas dunia kerja.

Melalui kegiatan tersebut, Pekerja Muda FSPMI ingin menanamkan pemahaman bahwa dunia kerja membutuhkan generasi yang tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga memiliki kesadaran mengenai hak, kewajiban, solidaritas, hubungan industrial, serta pentingnya kebebasan berserikat.

“Masa depan dunia kerja dimulai dari generasi yang memahaminya. Apa pun peran kalian nanti, bangunlah dunia kerja di atas keadilan, penghormatan terhadap manusia, dan dialog,” kata Tri Agung Setiawan.

Dengan bekal pengetahuan tersebut, para pelajar diharapkan dapat lebih siap menyongsong masa depan dan memasuki dunia kerja dengan pemahaman yang lebih baik, kritis, serta mampu menempatkan diri sebagai bagian dari masyarakat pekerja yang memahami hak dan tanggung jawabnya. (Atep)